Olly Pimpin Sidang MPL-PGI di NTB

0
133

Lombok, SULUTREVIEW

Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey, SE sebagai salah satu Ketua MPH Persekutuan Gereja Indonesia (PGI) menghadiri Sidang Majelis Pekerja Lengkap Persekutuan Gereja-Gereja Di Indonesia (MPL-PGI) Tahun 2020.

Olly Dondokambey sebagai ketua dari unsur non-pendeta secara langsung memimpin Sidang Majelis Pekerja Lengkap Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia MPL-PGI yang digelar di Aruna Senggigi Hotel Lombok NTB.

Kegiatan ini berlangsung mulai tanggal 3-6 Februari 2020.

Pembukaan acara tersebut ditandai dengan pemukulan gendang yang dilakukan oleh Gubernur Nusa Tenggara Barat Dr. Zulkiflimansyah yang didampingi MPH PGI perwakilan Dirjen Bimas Kristen dan Gubernur Sulut Olly Dondokambey  serta pimpinan muspika setempat.

Sebelumnya, Gubernur NTB, Zulkiflimansyah didampingi MPH-PGI, perwakilan Dirjen Bimas Kristen, serta jajaran Forkopimda melakukan pemukulan gendang sebagai tanda dibukanya Sidang MPL-PGI 2020.

Dalam sambutannya, Zulkiflimansyah, mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada NTB menjadi tuan rumah dari persidangan ini. Dia berharap, selama bersidang seluruh peserta menyempatkan diri untuk menikmati keindahan alam di Lombok, terutama lautnya.

“Menurut saya kita berkumpul malam ini di Lombok dari berbagai daerah di Indonesia, dalam rangka merumuskan kehidupan masyarakat dan bangsa kita yang lebih baik dan indah lagi. Sebab itu, saran saya, anda tidak dapat melukiskan keindahan Indonesia jika hanya duduk di dalam ruangan saja selama bersidang, tetapi datanglah mengunjungi lautan, melihat eksotisme alam yang kemudian mendistribusikan harapan yang indah kepada masyarakat kita semua,” katanya, langsung disambut tepuk tangan para peserta sidang.

Sementara itu, Ketua Umum PGI, Pdt. Gomar Gultom mengapresiasi dukungan yang diberikan oleh Pemerintah Provinsi NTB dan juga masyarakat Lombok terhadap penyelenggaraan Sidang MPL-PGI 2020. Menurutnya, ini menunjukkan bahwa Indonesia adalah negeri yang terbuka bagi semua golongan.

“Sekalipun kita tahu Lombok ini dikenal dengan Negeri Sejuta Masjid, tetapi toh terbuka menerima seluruh pimpinan gereja untuk bersidang di sini. Bahkan pemda mengalokasikan dana, ini menunjukkan bahwa di Indonesia satu sama lain saling mendukung, dalam upacara atau kegiatan keagamaan dari setiap umat bergama, dan sekali lagi kami sangat mengapresiasinya,” ujar Gomar.

Adapun, Ketua PGI, Pdt. Bambang H. Widjaja, mengatakan, penyelenggaraan sidang tahunan gereja-gereja Indonesia di Pulau Lombok, menegaskan tentang keesaan dalam keragaman dari masyarakat di dalam bangsa kita, Indonesia. Melaluinya kita membuktikan bahwa perbedaan suku, budaya, kepercayaan dan agama tidak boleh menyekat maupun memisahkan kita, sebagai sesama anak bangsa.

Melalui persidangan ini, Ketua PGI berharap dapat menghasilkan keputusan-keputusan strategis sebagai uraian terhadap Pokok-pokok Panggilan dan Tugas Bersama Gereja-gereja di Indonesia (PTPB PGI) 2019-2024 untuk satu tahun ke depan. Sehingga dengan demikian kita dapat ikut membangun Indonesia sebagai rumah bersama, di mana semua insan Indonesia, apapun latar belakang suku, ras, kepercayaan, agama, maupun gender yang bersangkutan akan memperoleh hak-hak yang sama secara adil dan beradab, demi kesejahteraan bersama seluruh bangsa Indonesia dan hadirnya tanda-tanda Kerajaan Allah di negeri kita.

Diketahui, selain mengikuti sidang MPL PGI, Gubernur Olly juga bertemu dengan masyarakat Sulut yang tergabung dalam Kerukunan Keluarga Kawanua (KKK) Lombok, NTB. Pertemuan yang berlangsung penuh kekeluargaan ini turut dihadiri Ketum KKK Ronny F Sompie, anggota DPR RI Rahmat Hidayat, Bupati Sangihe Jabes Gaghana dan Seluruh Peserta MPL-PGI.(srv)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here