Manado, SulutReview.com
Sekdaprov Sulawesi Utara Edwin Silangen memimpin rapat persiapan
HUT ke-55 Provinsi Sulut yang diperingati pada 23 September 2019 nanti, bakal dirangkaikan dengan berbagai kegiatan spektakuler.
Di antaranya, pesta rakyat yang dilaksanakan di lapangan Megamas pada tanggal 21 September 2019.
Selanjutnya pada puncak acara akan digelar sejumlah kegiatan lainnya, yaitu upacara dalam rangka HUT ke-55 Provinsi Sulut di Lapangan Robert Wolter Mongisidi, rapat paripurna di ruang sidang paripurna DPRD Provinsi Sulut dan syukuran malam di Manado Convention Center.
Selain itu akan digelar Sulut Expo pada tanggal 26-29 September 2019 di SMESCO Convention Hall Jakarta.
Sekretaris Daerah Provinsi Sulut Edwin Silangen berharap seluruh Perangkat Daerah (PD) dan pejabat yang ada di lingkup Pemprov Sulut agar memberikan dukungan optimal.
“Seluruh Perangkat Daerah agar dapat menopang suksesnya kegiatan ini,” kata Silangen didampingi Ketua Panita HUT ke-55 Provinsi Sulut yang juga Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Edison Humiang, pada saat rapat yang digelar di Ruang F.J. Tumbelaka Kantor Gubernur, Rabu (18/9/2019).
Mengangkat tema SDM Unggul Sulut Hebat Indonesia Maju, diharapkan menjadi motivasi untuk suksesnya seluruh rangkaian kegiatan.
Tambah dia, dengan menggunakan tema North Sulawesi Pacific Gateway Indonesia, kegiatan ini dapat mendorong masyarakat Sulut untuk terus meningkatkan Sumber Daya Manusia di bidang pariwisata karena kegiatan ini merupakan panggung pertunjukan, arena pergelaran untuk menampilkan keberagaman potensi Sulut.
Menariknya untuk pelaksanaan upacara, peserta akan menggunakan pakaian adat daerah dala kegiatan tersebut. “Untuk Eselon II itu harus,” tandas Silangen.
Disamping itu, Silangen juga mengatakan Pemprov Sulut juga akan melaksanakan ziarah ke makam para mantan gubernur dan wakil gubernur Sulut pada tanggal 19 dan 20 September 2019.
Sementara itu, terkait Sulut Expo, Ketua Panitia yang juga Asisten III Bidang Administrasi Umum Gammy Kawatu menerangkan bahwa pelaksanaan hajatan yang melibatkan 15 Kabupaten dan kota se-Sulut ini benar-benar akan menjadi ajang promosi berbagai potensi daerah Sulut, terutama dalam mengangkat kekayaan budaya.
“Di Sulut Expo juga akan ditampilkan dalam pameran adalah yang bersifat premium atau UMKM yang berkualitas dan kuliner Sulut,” kata Kawatu.(srv)













