web analytics

Festival Pesona Bunaken Kejar Target Kunjungan Pelancong ke Sulut

Festival Pesona Bunaken Kejar Target Kunjungan Pelancong ke Sulut

Manado, SULUTREVIEW

Gelaran Festival Pesona Bunaken 2019 yang merupakan agenda rutin tahunan, dipastikan menjadi jembatan untuk menjaring kunjungan para pelancong untuk datang ke Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

Berbagai dukungan untuk meriahnya kegiatan yang dihelat di Manado Town Square (Mantos 3) pun datang dari 15 kabupaten/kota. Bahkan sejumlah daerah seperti Provinsi Gorontalo, DKI Jakarta, Papua hingga Malang Jawa Timur.

Output yang diharapkan dari gelaran Festival Pesona Bunaken, yang  ditetapkan Kementerian Pariwisata RI menjadi salah satu dari The Year 100 Wonderful of Event 2019, dapat menjangkau target kunjungan pariwisata yang diplot sejuta orang.

Kepemimpinan Gubernur Sulut Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw menyatakan all out terhadap kemajuan pariwisata. Sehingga diharapkan event yang baru seumur jagung ini dapat menjadi stimulus bagi kabupaten/kota untuk ikut menyukseskannya.

Wagub Kandouw saat meninjau stand pameran.

“Bapak Presiden Joko Widodo telah menitikberatkan dan melihat pariwisata di Sulawesi Utara secara serius. Bukan sambil lalu, bahkan telah menetapkan sebagai super prioritas destinasi Indonesia,” ungkap Wagub Steven Kandouw saat membuka kegiatan yang akan digelar hingga Sabtu (20/7/2019).

Menariknya, wagub berharap agar setiap agenda pariwisata dilakukan secara komprehensif bukan parsial.

“Pengelolaan pariwisata dapat dilaksanakan secara holistik, jangan parsial terutama penanganannya. Pariwisata bukan bicara soal destinasi saja, tetapi event, kultur sert infrastruktur. Baik darat, laut, udara, telekomunikasi, SDM yang kesemuanya melibatkan stakeholder,” jelas Kandouw.

Instansi seperti Koperasi dan UKM, Dinas Pariwisata, Kebudayaan,  Perikanan dan Kelautan, Kehutanan, sebut wagub harus ikut terlibat.

“Tidak ada benang merah dengan pariwisata. Makanya harus ada koordinasi antara kabupaten/kota,” tandasnya.

“Masing-masing kabupaten/kota dan  provinsi, harus melakukan koordinasi. Jangan kabupaten/kota menggelar kegiatan yang akhirnya tabrakan sehingga menjadi sia-sia. Pariwisata harus sustainable dan integratif. Tanpa itu semua jangan harap pariwisata akan maju,” tegasnya.

Saat ini, ungkap Kandouw, Manado punya direct flight ke Cina, sehingga akan sangat naif jika hal itu memuncukkan kecemburuan.

“Alangkah naifnya jika kabupaten/ kota akan beragenda sendiri. Sebab, pariiwisata itu sejatinya adalah untuk kesejahteraan rakyat,” imbuhnya.

Usai pembukaan kegiatan, wagub bersama jajaran melakukan pantauan ke 48 stand yang tengah menggelar pameran produk unggulan yang mendatangkan investasi.

Selanjutnya, diikuti dengan pawai budaya yang disambut antusias warga yang datang ke Mantos 3.

Pada moment ini, sejumlah tamu dari Belanda juga ikut memeriahkan Festival Bunaken.

Sebelumnya Kepala Dinas Pariwisata Daerah Provinsi Sulut, Daniel Mewengkang SE MSi mengatakan Festival Pesona Bunaken dapat menarik minat wisatawan berkunjung ke Sulut dengan tujuan untuk menyaksikan beragam kegiatan yang menarik dalam event tersebut. Diantaranya ada food festival, permainan, pertunjukan musik, live a board Bunaken Sail trip, kompetisi Underwater Photography dan Pariwisata Berkelas Internasional.

“Festival Bunaken, akan diisi dengan kompetisi memancing, dan coastal cleanup atau bersih-bersih pantai dan bawah laut. Dan nantinya pada puncak acara, akan dilaksanakan pengumuman kompetisi dan penyerahan hadiah, karnaval budaya maupun pertunjukan musik,” ujarnya.(eda)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply