web analytics

Tingkatkan Mutu Pendidikan, Pemprov Pacu Pembangunan Sarpras SMA/SMK Manado

Tingkatkan Mutu Pendidikan, Pemprov Pacu Pembangunan Sarpras SMA/SMK  Manado

Manado, SULUTREVIEW

Pembangunan sarana dan prasarana (sarpras) pendidikan, secara langsung turut menyumbang peningkatan mutu dan kualitas pendidikan.

Hal itu dijawab Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey dengan meresmikan sejumlah bangunan DAK fisik, penugasan bidang SMK, DAK Reguler dan afirmasi bidang SMA T.A. 2018 di Sulut yang digelar di SMKN 8 Manado, Rabu (3/7/2019).

Bangunan tersebut diantaranya Ruang Praktek Siswa (RPS) teknik komputer dan jaringan SMK Paramita Bintauna di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, RPS perhotelan SMK Budi Mulia Adow di Kabupaten Bolaang Mongondow, RPS teknika kapal penangkap ikan SMK Baramuli Tamako di Kabupaten Kepulauan Sangihe dan bangunan lainnya yang tersebar di seluruh kabupaten dan kota di Sulut.

Pada kesempatan itu, Gubernur Olly menegaskan upayanya untuk terus memacu pembangunan sumber daya manusia di Sulut melalui optimalisasi penyelenggaraan pembangunan di sektor pendidikan.

Olly menuturkan bahwa komitmen tersebut dibuktikan lewat kerja nyata di lapangan, baik dalam sistem pengajaran, pengelolaan administrasi, kualitas pengajar hingga penyediaan sarana prasarana belajar mengajar yang telah diresmikan.

“Sarana dan prasarana ini dibangun supaya murid-murid dapat belajar dengan baik. Ini sesuai dengan visi misi Presiden Jokowi pada lima tahun ke depan yang fokus pada pembangunan di bidang sumber daya manusia,” kata Olly.

Disamping itu, Olly juga mengapresiasi rencana pemerintah pusat membuka penerimaan CPNS pada tahun ini sebagai upaya mengatasi kekurangan tenaga guru di Sulut.

“Tahun ini akan ada lagi penerimaan CPNS dengan kebutuhan tenaga guru dan lainnya. Hal ini sangat baik karena di Sulut juga masih ada sekolah yang kekurangan guru,” ungkap Olly.

Diketahui, SMA dan SMK penerima DAK tahun anggaran 2018 dengan rincian sebagai berikut:

1. DAK Reguler SMA
Rehabilitasi Sedang/Berat Bangunan Sekolah, Pembangunan Ruang Kelas Guru, Pembangunan Laboratorium IPA.
2. DAK Afirmasi SMA
Pembangunan Asrama Siswa
Total DAK SMA Rp. 32.389.207.200,-

1. DAK Fisik Penugasan SMK
Pengadaan Alat Praktik Utama/Praktik Produksi, Pembangunan Ruang Praktik Siswa, Pembangunan Laboratorium, Pembangunan Ruang Kelas Baru, Pembangunan Rumah Dinas Guru di Sektor 3T (Terluar, Terdepan, Tertinggal)
Total DAK SMK Rp. 42.414.765.750,-

Selain meresmikan proyek, Olly juga melepas sebanyak 20 siswa SMK di Sulut yang akan mengikuti Lomba Kompetensi Siswa (LKS) tingkat nasional tahun 2019 di Provinsi Yogyakarta.

Olly berharap kepada para peserta LKS dapat menunjukkan prestasi terbaiknya di ajang tersebut.

“Saya harapkan agar dapat mempersiapkan diri sebaik-baiknya dan mudah-mudahan bisa mengharumkan prestasi Sulawesi Utara,” imbuh Olly.

Keduapuluh putra-putri terbaik Sulut ini telah diseleksi secara ketat di tingkat provinsi. Mereka akan berlaga di 20 bidang lomba yang juga akan diperlombakan di tingkat internasional pada ajang world skill competition.

Adapun keduapuluh bidang lomba tersebut adalah: Autobody Repair, Graphic Design Technology, Web Technologies, Industrial Control, CNC Turning, CNC Miling, Mechatronics, Automobile Technology dan Electrical Installation.

Selanjutnya Cabinet Making, IT Software Solution For Business, IT Network System Administration, Prototype Modeling, Welding, Electronics, Mechanical Engineering CAD, Patisserie and Confectionery, Restaurant Service, Fashion Technology dan Hairdressing.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Sulut Grace Punuh menerangkan tujuan kegiatan tersebut.

“Kegiatan ini untuk mendukung upaya pemerintah daerah dalam rangka penyediaan sarana SMA/SMK yang memadai dan berkualitas sesuai dengan standar pendidikan nasional,” kata Punuh.(eda)

Manado, SULUTREVIEW

Pembangunan sarana dan prasarana (sarpras) pendidikan, secara langsung turut menyumbang peningkatan mutu dan kualitas pendidikan.

Hal itu dijawab Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey dengan meresmikan sejumlah bangunan DAK fisik, penugasan bidang SMK, DAK Reguler dan afirmasi bidang SMA T.A. 2018 di Sulut yang digelar di SMKN 8 Manado, Rabu (3/7/2019).

Bangunan tersebut diantaranya Ruang Praktek Siswa (RPS) teknik komputer dan jaringan SMK Paramita Bintauna di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, RPS perhotelan SMK Budi Mulia Adow di Kabupaten Bolaang Mongondow, RPS teknika kapal penangkap ikan SMK Baramuli Tamako di Kabupaten Kepulauan Sangihe dan bangunan lainnya yang tersebar di seluruh kabupaten dan kota di Sulut.

Pada kesempatan itu, Gubernur Olly menegaskan upayanya untuk terus memacu pembangunan sumber daya manusia di Sulut melalui optimalisasi penyelenggaraan pembangunan di sektor pendidikan.

Olly menuturkan bahwa komitmen tersebut dibuktikan lewat kerja nyata di lapangan, baik dalam sistem pengajaran, pengelolaan administrasi, kualitas pengajar hingga penyediaan sarana prasarana belajar mengajar yang telah diresmikan.

“Sarana dan prasarana ini dibangun supaya murid-murid dapat belajar dengan baik. Ini sesuai dengan visi misi Presiden Jokowi pada lima tahun ke depan yang fokus pada pembangunan di bidang sumber daya manusia,” kata Olly.

Disamping itu, Olly juga mengapresiasi rencana pemerintah pusat membuka penerimaan CPNS pada tahun ini sebagai upaya mengatasi kekurangan tenaga guru di Sulut.

“Tahun ini akan ada lagi penerimaan CPNS dengan kebutuhan tenaga guru dan lainnya. Hal ini sangat baik karena di Sulut juga masih ada sekolah yang kekurangan guru,” ungkap Olly.

Diketahui, SMA dan SMK penerima DAK tahun anggaran 2018 dengan rincian sebagai berikut:

1. DAK Reguler SMA
Rehabilitasi Sedang/Berat Bangunan Sekolah, Pembangunan Ruang Kelas Guru, Pembangunan Laboratorium IPA.
2. DAK Afirmasi SMA
Pembangunan Asrama Siswa
Total DAK SMA Rp. 32.389.207.200,-

1. DAK Fisik Penugasan SMK
Pengadaan Alat Praktik Utama/Praktik Produksi, Pembangunan Ruang Praktik Siswa, Pembangunan Laboratorium, Pembangunan Ruang Kelas Baru, Pembangunan Rumah Dinas Guru di Sektor 3T (Terluar, Terdepan, Tertinggal) total DAK SMK Rp. 42.414.765.750,-

Selain meresmikan proyek, Olly juga melepas sebanyak 20 siswa SMK di Sulut yang akan mengikuti Lomba Kompetensi Siswa (LKS) tingkat nasional tahun 2019 di Provinsi Yogyakarta.

Olly berharap kepada para peserta LKS dapat menunjukkan prestasi terbaiknya di ajang tersebut.

“Saya harapkan agar dapat mempersiapkan diri sebaik-baiknya dan mudah-mudahan bisa mengharumkan prestasi Sulawesi Utara,” imbuh Olly.

Keduapuluh putra-putri terbaik Sulut ini telah diseleksi secara ketat di tingkat provinsi. Mereka akan berlaga di 20 bidang lomba yang juga akan diperlombakan di tingkat internasional pada ajang world skill competition.

Adapun keduapuluh bidang lomba tersebut adalah: Autobody Repair, Graphic Design Technology, Web Technologies, Industrial Control, CNC Turning, CNC Miling, Mechatronics, Automobile Technology dan Electrical Installation.

Selanjutnya Cabinet Making, IT Software Solution For Business, IT Network System Administration, Prototype Modeling, Welding, Electronics, Mechanical Engineering CAD, Patisserie and Confectionery, Restaurant Service, Fashion Technology dan Hairdressing.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Sulut Grace Punuh menerangkan tujuan kegiatan tersebut.

“Kegiatan ini untuk mendukung upaya pemerintah daerah dalam rangka penyediaan sarana SMA/SMK yang memadai dan berkualitas sesuai dengan standar pendidikan nasional,” kata Punuh.(eda)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply