web analytics

Presiden Jokowi Sebut Sulut Poros Maritim Dunia, Desak Percepatan Infrastruktur

Presiden Jokowi Sebut Sulut Poros Maritim Dunia, Desak Percepatan Infrastruktur

SULUTREVIEW – Pernyataan menarik diungkap Presiden Joko Widodo (Jokowi) bahwa potensi dan kekayaan alam yang ada di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) merupakan faktor pendukung yang memiliki peran penting dalam mewujudkan Indonesia sebagai poros maritim dunia.

Karenanya Presiden Jokowi meminta agar pembangunan pelabuhan Bitung dapat secepatnya dirampungkan.

“Provinsi Sulawesi Utara memiliki potensi kelautan dan perikanan yang melimpah. Ini merupakan salah satu faktor pendukung dalam mewujudkan Indonesia sebagai poros maritim dunia,” ungkap Jokowi baru-baru ini.

Untuk merealisasikannya, sambung Presiden Jokowi, perlu ditunjang dengan percepatan pembangunan infrastruktur pelabuhan Bitung.

Presiden Joko Widodo dan Olly Dondokambey.

“Saya minta agar pembangunan Pelabuhan Bitung yang saat ini sedang dikembangkan di Kawasan Ekonomi Khusus agar dipercepat. Dengan demikian Bitung segera menjadi pelabuhan yang menjadi pintu gerbang, sekaligus juga pintu masuk ke wilayah utara Indonesia,” katanya seperti dikutip dari Cyber Pancasila, Senin (10/6/2019).

Jokowi optimistis, pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Bitung, akan mampu mendongkrak dan menggerakkan roda perekonomian di Sulut.

“Pastinya upaya ini, dapat memberikan kontribusi yang nyata bagi Sulut. Terutama dalam upaya mengurangi angka kemiskinan maupun pengangguran. Namun lebih dari itu dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Sulut,” sebut Jokowi.

Selain itu, Jokowi juga meminta agar  pembangunan infrastruktur transportasi lainnya di wilayah Sulut, juga mengalami percepatan.

“Hal itu penting untuk membuka akses dan konektivitas yang dapat menunjang pertumbuhan sektor pariwisata. Lebih dari itu, pembangunan infrastruktur transportasi, juga diharapkan dapat memperlancar masuknya wisman, khususnya dari negara-negara di kawasan utara Indonesia. Yakni dari Filipina, Jepang, Korsel dan Tiongkok,” kata Jokowi.

Jokowi juga mendesak agar potensi wisata bahari di Sulut dapat dikembangkan lagi dan didukung oleh pemerintah pusat.

“Bukan hanya taman laut Bunaken yang terkenal, tetapi juga potensi-potensi wisata bahari lainnya yang ada di Sulut, harus mulai digarap. Sehingga para wisatawan memiliki banyak alternatif untuk berkunjung ke Sulut. Saya juga meminta agar berbagai hambatan dan sumbatan bisa segera diurai dan diselesaikan untuk dicarikan solusi,” kuncinya.(ist)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply