Sebagai umat Kristiani, Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey dengan didampingi isteri tercinta Ir Rita Maya Dondokambey-Tamuntuan dan putra sulung Rio Dondokambey mengikuti ibadah Jumat Agung bersama Jemaat GMIM Eben Haezer Bumi Beringin (Bumber) Manado.
Ibadah Jumat Agung yang dipimpin Ketua BPMJ GMIM Eben Haezer Bumber, Pdt Jimmy Suatan STh, dalam kotbahnya yang mengacu dari firman Tuhan yang terdapat di Lukas 23:44-49, menceritakan tentang prosesi kematian Yesus.
“Ketika itu hari sudah kira-kira jam dua belas, lalu kegelapan meliputi seluruh daerah itu sampai jam tiga, sebab matahari tidak bersinar. Dan tabir Bait Suci terbelah dua. Lalu Yesus berseru dengan suara nyaring: “Ya Bapa, ke dalam tangan-Mu Kuserahkan nyawa-Ku.”
Dan sesudah berkata demikian Ia menyerahkan nyawa-Nya. Ketika kepala pasukan melihat apa yang terjadi, ia memuliakan Allah, katanya: “Sungguh, orang ini adalah orang benar!” Dan sesudah seluruh orang banyak, yang datang berkerumun di situ untuk tontonan itu, melihat apa yang terjadi itu, pulanglah mereka sambil memukul-mukul diri.
Semua orang yang mengenal Yesus dari dekat, termasuk perempuan-perempuan yang mengikuti Dia dari Galilea, berdiri jauh-jauh dan melihat semuanya itu.,” kata Pdt Suatan bersama seluruh jemaat saat membaca Kitab Lukas 23:44-49.
Usai penyampaian khotbah, ibadah dilanjutkan dengan persembahan dan Perjamuan Kudus. Gubernur Olly bersama keluarga, para Pelayan Khusus dan seluruh Jemaat GMIM Eben Haezer ikut mengambil bagian dalam perjamuan dengan memakan roti dan meminum anggur Perjamuan Kudus.
Diketahui, peringatan Jumat Agung merupakan hari raya keagamaan umat Kristiani, yakni wafatnya Yesus Kristus di Kayu Salib setelah diadili oleh Mahkamah Agama Yahudi.
Setelah menjalani penyiksaan dan penderitaan akhirnya Yesus mati di Bukit Golgota di atas kayu salib.
Kematian Yesus di atas kayu salib itu diimani oleh umat Kristiani sebagai bentuk penebusan dosa umat manusia sehingga disebut Jumat Agung.(eda)













