Gubernur Resmikan Asrama SMK Pertanian Kalasey Senilai Rp2,9 Miliar

0
526

Manado, SULUTREVIEW

Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Pertanian Pembangunan Kalasey kini memiliki dua gedung asrama baru yang dibangun dengan Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp2,9 miliar.

Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), Olly Dondokambey SE mengatakan bangunan representatif tesebut akan membangkitkan semangat belajar para siswa yang datang dari 15 Awkabupaten/kota.

“Pembangunan gedung asrama ini merupakan bentuk dukungan pemerintah untuk meningkatkan kualitas siswa agar. Oleh sebab itu saya harapkan dukungan sehingga dapat menata SMK ini menjadi.project prestisus dari Sulut. Mengapa? Karena 70 persen PAD Sulut ini disumbang dari pertanian. Baik tanaman keras maupun hortikultura,” ungkap Olly saat meresmikan gedung asrama SMK Pertanian Pembangunan Kalasey, Rabu (10/4/2019).

Olly mengisahkan kondisi sekolah yang berdekatan dengan Dinas Pertanian Sulut ini sangat memprihatinkan. Padahal fasilitas pendidikan ini akan melahirkan lulusan yang sangat menentukan pembangunan ekonomi daerah.

“Padahal orang yang datang sekolah di sini ingin mendapatkan tempat yang nyaman. Tetapi keadaannya sangat memprihatinkan. Karena itu dengan fasilitas yang baru akan semakin meningkatkan semangat belajar,” ujarnya.

Fasilitas 26 kamar untuk satu unit gedung asrama ini, kata Olly akan ditambah lagi sebanyak dua unit.

“Bangunan yang tidak layak dibuat penghapusan saja lebih dahulu, Tahun ini kit akan bangun lagi. Kita buat yang lebih besar sehingga dapat menampung siswa,” ujarnya sembari berharap siswa dan pihak sekolah dapat merawat dan menjaga bangunan dengan baik.

Akan pentingnya sektor pertanian, Olly berharap ditukangi oleh orang-orang yang memiliki sumber daya manusia (SDM) yang mumpuni di bidangnya. Namun untuk menyiapkan tenaga terampil harus dibarengi dengan ketersediaan fasilitas yang layak.

“Pemerintah memberikan perhatian maksimal pada peningkatan kualitas, salah satunya dengan membangun fasilitas asrama putra/putri,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Provinsi Sulut, Novly Wowiling mengatakan pembangunan asrama DAK 2018 sudah diselesaikan pada Desember 2018.

“Asrama putra/putri ini atas instruksi Pak Gubernur yang prihatin terhadap siswa, karena fasilitas yang kurang memadai. Pak Gubernur meminta agar dibangun asrama sehingga kelangsungan belajar mengajar dapat berjalan baik,” tukasnya.

Kepala SMK Pertanian Pembangunan Kalasey, Jemmy Jermias menambahkan fasilitas gedung asrama menjadi kebanggaan. Diharapkan dengan fasilitas baru SMK Pertanian Pembangunan akan menghasilkan siswa yang berprestasi.

saat ini ada 700 siswa yang tengah studi. Dan sejumlah siswa telah menambah pengetahuan di Jepang.

“Saat ini kami menampung 700 siswa, dan untuk meningkatkan kualitas pendidikan, ada dua siswa yang ke Jepang. Saat ini mereka  punya kompetensi yang memadai. Makanya, sejalan dengan Pak Gubernur akan kami tingkatkan agar ada nilai strategis dan ekonomis,” tandasnya.(eda)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here