Manado, SULUTREVIEW
Rektor Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Prof Dr Ir Ellen Joan Kumaat MSc DEA dan Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas), menggelar Focus Group Discussion (FGD).
FGD yang mengusung tema ‘Revitalisasi Fungsi Utama Keluarga Guna Mewujudkan Ketahanan Nasional’, menurut Rektor Unsrat, bermanfaat untuk kepentingan yang lebih besar yakni, bangsa dan negara.
“Universitas Sam Ratulangi melaksanakan FGD Lemhannas, untuk yang pertaka kalinya di Propinsi Sulawesi Utara. Mengapa Sulawesi Utara yang dipilih, karena angka kebahagiaanya di anggap tinggi dari provinsi lainnya oleh Lemhannas,” kata Kumaat di rektorat Unsrat, Rabu(13/3/2019).
Menurut Rektor, diskusi yang digagas melalui FGD menjadi dasar yang paling utama dalam keluarga. Mengapa dikatakan demikian, karena keluarga menjadi sumber utama dalam mewujudkan ketahanan nasional.

“Untuk itu saya berharap, bahwa berdasarkan survey yang dilakukan Lemhannas, yakni tentang angka kebahagiaan yang ada di Propinsi Sulawesi Utara lebih baik dari Provinsi lainnya, adalah benar adanya,” tutur Kumaat.
Lebih lanjut, pelaksana tugas Deputi Pengkajian Strategik Lemhannas RI, Irjen Pol Drs Basuki MM mengatakan, FGD bertujuan untuk menemukan dan mengekplorasi berbagai faktor penyebab, dari persoalan yang dihadapi generasi muda, sehingga terlibat banyak kejahatan.
“Hal ini akan mudah mengetahui faktor-faktor yang dominan yang berpengaruhi terhadap keluarga, serta kurang berfungsinya dalam pembinaan moral dan karakter. Terpenting juga untuk mengevaluasi kebijakan pemerintah, yakni pembangunan ketahanan keluarga,
yang nantinya akan menghasilkan rumusan kebijakan strategi, berikut berbagai upaya dan solusi demi tercapainya revitalisasi keluarga yang berdampak pada ketahanan nasional.(eda)













