web analytics

Personel TNI/Polri Gelar Latihan Pengamanan Pemilu 2019

Personel TNI/Polri Gelar Latihan Pengamanan Pemilu 2019

Manado, SULUTREVIEW
Kepala Staf Kodam (Kasdam) XIII/Merdeka, Brigjen TNI Fajar Setyawan  yang mewakili Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Tiopan Aritonang memimpin upacara pembukaan Latihan Pengamanan Pemilu Legislatif dan Presiden Tahun 2019, di lapangan Makodam XIII/Merdeka Senin (28/1/2019).

Dalam amanatnya,  Pangdam yang dibacakan Kasdam menjelaskan tentang tugas pokok TNI sesuai yang tercantum dalam UU RI Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI.

“Tugas Pokok TNI sesuai Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 adalah menegakkan kedaulatan negara, mempertahankan keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia serta melindungi segenap bangsa Indonesia,” katanya.

Sebagai implementasi dari Tugas tersebut, lanjutnya antara lain melaksanakan tugas perbantuan kepada Pemda dan Polri atas permintaan dalam menjaga kedaulatan NKRI dari ancaman disintegrasi bangsa dan ancaman lainnya yang dapat mengganggu pelaksanaan Pemilu Legislatif dan Presiden tahun 2019 serta menjaga stabilitas keamanan di wilayah.

Pangdam juga sampaikan bahwa Latihan Pengamanan ini dilaksanakan untuk meningkatkan kemampuan dan kesiapsiagaan pasukan.

“Latihan Pengamanan Pemilihan Umum Legislatif dan Presiden Tahun 2019 di Wilayah Kodam XIII/Merdeka ini sangat diperlukan untuk meningkatkan kemampuan dan kesiapsiagaan para Prajurit TNI dalam melaksanakan tugas bantuan kepada Pemda dan Polri dalam rangka Pengamanan Pemilihan Umum Legislatif dan Presiden tahun 2019, secara berhasil dan berdaya guna.” ujar Pangdam.

”Seluruh peserta Latihan saya perintahkan agar senantiasa serius berlatih dengan penuh semangat, catat semua hal-hal penting, fokus terhadap apa yang disampaikan oleh pelatih, serta ambil semua ilmu yang diberikan sebagai bekal kalian dalam pelaksanaan tugas ke depan.” tegasnya.

Pangdam berharap agar seluruh peserta latihan punya naluri untuk mengetahui apa yang menjadi job descriptionnya sehingga sasaran latihan bisa tercapai. ”Saya berharap agar para peserta latihan memiliki sikap kritis terhadap setiap materi yang diberikan, tanyakan apabila ada hal-hal yang masih belum jelas, agar tujuan dan sasaran latihan dapat tercapai,” tandasnya.

”Kepada penyelenggara latihan dan para pelatih, saya instruksikan agar dapat melaksanakan tugas kepelatihan ini dengan baik, berikan ilmu kalian sebagai bekal yang bermanfaat bagi para peserta latihan, agar semua tugas dapat terlaksana dengan baik,” sebut Pangdam.

Lebih lanjut Pangdam juga mengemukakan agar dalam pelaksanaan latihan saling berbagi pengalaman sehingga terjadi kerjasama yang baik.

”Berikan studi kasus dari pengalaman-pengalaman tugas pengamanan Pemilu dan Pilkada serta kepelatihan yang pernah dilaksanakan sebelumnya sebagai bahan evaluasi guna meningkatkan kesiapan, kewaspadaan serta kesiapsiagaan setiap individu dan satuan dalam pelaksanaan tugas,” katanya.

Sementara itu, menjawab pertanyaan awak media tentang jumlah personel yang dilibatkan dan bentuk latihan yang akan dilaksanakan, Kasdam XIII/Mdk menjelaskan bahwa personel jajaran Kodam XIII/Mdk seluruhnya terlibat tanpa kecuali.

“Ada 3500 prajurit yang kita libatkan dalam latihan ini, terdiri dari prajurit Makodam XIII/Mdk, Korem 131/Stg beserta jajarannya, Korem 132/Tdl beserta jajarannya, Korem 133/NW beserta jajaran dan seluruh Batalyon yang ada di jajaran Kodam XIII/Mdk. Lanjut Kasdam menyampaikan bahwa latihan ini dilaksanakan dengan menggunakan metode latihan secara teori maupun praktek”, jelas Brigjen TNI Fajar Setyawan.(rizky)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply