Manado, Sulutreview.com — Petugas keamanan Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado bergerak cepat menindaklanjuti temuan barang mencurigakan yang sempat diduga mengandung bahan peledak di area Terminal Kargo, pada Selasa (5/5/2026) sore.
Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 16.35 WITA saat pemeriksaan rutin kargo berlangsung. Petugas menemukan sebuah barang yang kemudian diuji menggunakan alat Explosive Trace Detector (ETD).
Hasil awal menunjukkan indikasi positif bahan peledak, sehingga prosedur pengamanan segera diterapkan. Area terminal kargo langsung disterilkan dan dipasangi garis pengamanan guna mencegah risiko lebih lanjut.
General Manager InJourney Airport Kantor Cabang Bandara Sam Ratulangi, Radityo Ari Purwoko atau yang akrab disapa Oki, segera melaporkan kejadian tersebut kepada Komandan Lanud Sam Ratulangi sebagai bagian dari prosedur koordinasi penanganan keadaan darurat di bandara.
Sekitar pukul 17.45 WITA, Tim Jihandak Brimob Polda Sulawesi Utara tiba di lokasi dan langsung melakukan pemeriksaan intensif terhadap barang tersebut.
“Hasil dari pemeriksaan menunjukkan bahwa benda tersebut bukan bahan peledak aktif, melainkan rangkaian manual alat kalibrasi,” ujar Oki dalam keterangannya.
Meski demikian, barang tersebut tetap diamankan oleh pihak Brimob untuk pemeriksaan lanjutan guna memastikan tidak ada potensi bahaya.
Oki menegaskan bahwa respons cepat dari seluruh pihak menjadi kunci dalam penanganan situasi ini.
“Kami bergerak cepat bersama TNI AU dan Polda Sulut untuk memastikan keamanan tetap terjaga. Setelah dipastikan aman, status bandara kembali dinyatakan hijau,” katanya.
Ia juga menambahkan bahwa sebagai langkah antisipasi lanjutan, pihak bandara telah melakukan penyisiran menyeluruh di area bandara serta meningkatkan pemeriksaan terhadap kendaraan dan barang yang masuk.
“Saat ini situasi bandara aman dan terkendali. Demikian juga seluruh operasional penerbangan maupun aktivitas di Terminal Kargo telah kembali berjalan normal,” jelasnya.
Pihak pengelola bandara menyatakan untuk terus menjaga keamanan, keselamatan, dan kenyamanan seluruh pengguna jasa bandara melalui peningkatan kewaspadaan dan koordinasi lintas instansi.(hilda)













