Minut  

Masyarakat Dimembe Gelar Tradisi Budaya “Dumia Umbanua”

Dimembe, SULUTREVIEW

Masyarakat desa Laikit Kecamatan Dimembe Kabupaten Minahasa Utara (Minut) menggelar upacara adat bersih kampung atau “Dumia Umbanua” Jumat (11/1/2019).

Tradisi turun temurun ini dilakukan setiap awal tahun sebagai salah satu upaya pelestarian adat dan budaya warga Tonsea.

Upacara Adat Dumia Umbanua adalah wujud syukur masyarakat karena telah melalui tahun 2018 sekaligus memanjatkan doa memohon berkat dan perlindungan Tuhan Yang Maha Esa dalam menjalani tahun baru 2019.

Prosesi bersih kampung dimulai dengan rapat bersama tua-tua kampung dan Pemerintah Desa membahas evaluasi program kemasyarakatan desa, selanjutnya bersama masyarakat beriringan melintasi dua desa tersebut menuju Balai Desa sambil bernyanyi khas Tow (orang) Suku Tonsea.

Dalam Ritual Dumia Umbanua, para tetua adat yang mengenakan atribut adat bernuansa merah dengan pernak pernik dari bulu hewan seperti helai sayap burung menaikkan doa kepada Opo Empung atau Allah yang Mahakuasa menggunakan bahasa Tua Tonsea yang intinya memohon agar dijauhkan dari hal-hal buruk ataupun bencana, sekaligus memohon berkat atas usaha kerja para petani, pedagang, tukang, pegawai dan pekerjaan lainnya.

“Ritual ini sudah kami lakukan sejak 2002 dan menjadi agenda tahunan meminta keberkahan dari Tuhan di tahun yang baru ini, termasuk mengajak masyarakat untuk bersih lingkungan agar kesehatan terjaga,” Kata Hukum Tua Desa Dimembe Johanis Tuwaidan.

Sementara itu tetua adat yang juga Kepala Dinas Lingkungan Hidup Berty Ngangi menyatakan acara ritual ini menjadi kalender kerja desa tersebut.

“Sebelumnya kami sudah melalui tahapan musyawarah desa, ini kearifan lokal sebagai kekayaan daerah yang harus dilestarikan,” kata Ngangi.

Ritual adat dilanjutkan di Waruga (Kuburan para leluhur) sambil membacakan doa kepada Tuhan Yang Mahakuasa serta pemercikan air di batas – batas kampung dengan Pasela diiringi tarian Tradisional Kambasaran.(Ray)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *