Pasca Bencana Palu, Kanwil DJP Suluttenggomalut Pacu Perolehan Pajak

0
316

Manado, SULUTREVIEW

Bencana yang melanda Palu dan Donggala di Sulawesi Tengah (Sulteng), secara langsung berpengaruh terhadap perolehan pajak. Karenanya, pemerintah memberikan kelonggaran pembayaran kepada wajib pajak (WP).

Kepala Kanwil DJP Suluttenggomalut Agustin Vita Avantin, mengatakan  WP yang berdomisili dan memiliki tempat kegiatan maupun usaha di Donggala, Palu dan sekitarnya diberikan keringanan dalam bentuk pemberian perpanjangan batas waktu untuk pengajuan permohonan yang berlaku hingga 28 Februari 2018 dan pengecualian pengenaan sanksi administrasi yang berlaku 31 Januari 2018. Sementara untuk pembayaran dan pelaporan pajak dapat, paling lambat dapat dilakukan 31 Maret 2018.

“Dirjen pajak memberikan dispensasi untuk korban di Palu sehingga pembayaran SPT masa untuk bulan September hingga Desember 2018, dapat dibayar di Desember 2018. Itu pun tidak dikenakan sanksi. Kami juga tidak mengejar-ngejar wajib pajak,” kata Avantin di sela-sela Media Gathering yang digelar di restaurant Casa Bakudapa, Senin (22/10/2018).

Lanjut kata Avantin, Palu merupakan wilayah potensial, bahkan primadona yang mengalami pertumbuhan sebesar 8% persen, sementara untuk KPP lain tumbuh 2 %. Namun dengan kondisi yang ada sekarang ini, tidak ada yang dapat  harapkan dari Palu.

“Sejujurnya tahun ini target penerimaan pajak tidak berbeda jauh dengan tahun lalu, yakni masih di kisaran Rp10,3 triliun. Di mana realisasi sampai triwulan 3 sudah 56%, karena memang pola penerimaan kita seperti itu. Sama halnya tahun lalu di bulan November 2017 baru sekitar 60%. Kami optimistis hingga akhir tahun dapat mencapai 82%,” ungkapnya sembari menambahkan penerimaan di akhir tahun digenjot oleh realisasi proyek yang diplot oleh dana APBN dan APBD.

“Proyek-proyek pemerintah biasanya melonjak di akhir tahun anggaran. Hal ini kita prediksikan akan meningkatkan perolehan pajak,” tandasnya.

Meski mengalami hambatan, karena bencana Palu, namun Avantin mendorong KPP lain terus menggenjot realisasi pajak.

“KPP lain harus kita dorong dan kita support. Khususnya Sulawesi Utara supaya penerimaanya bagus. Dengan demikian akan menutup defisit,” ujarnya.

Di sisi lain, Avantin memberikan apresiasi pada masyarakat Palu yang walaupun terkena musibah tetap taat membayar pajak.

“Walaupun kena musibah, masih ada wajib pajak yang membayar. Itu yang menggembirakan, karena ternyata masyarakat Palu kesadaran kepatuhannya sangat tinggi,” sebutnya.

Sementara itu disampaikan Kabid P2 Humas Kanwil DJP Suluttenggomalut, FN Rumondor bahwa melalui Media Gathering akan menjadi kesempatan bagi awak media untuk mendapatkan informasi sekaligus dapat menjadi sarana edukasi untuk selanjutnya menyampaikan ke masyarakat luas.

Kabid P2 Humas Kanwil DJP Suluttenggomalut, FN Rumondor.

“Kami berterima kasih kepada teman-teman media yang telah membantu serta memberi kontribusi untuk DJP Suluttenggomalut, lewat pemberitaan dan penyampaian informasi kepada masyarakat,” imbuhnya.(eda)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here