Kendalikan Inflasi, TPID Tingkatkan Koordinasi dan Perketat Pantauan

MANADO, SULUTREVIEW

Bank lndonesia (BI) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) memprediksi inflasi 2018 akan berada pada rentang 3.511% year on year (yoy). Hal itu didasarkan pada perkembangan inflasi bulan Agustus 2018 yang tercatat deflasi sebesar -0,88% month to month (mtm)

Dijelaskan Kepala Kantor Perwakilan BI Provinsi Sulut, Soekowardojo, dengan memperhatikan perkembangan inflasi Sulut pada semester pertama tahun 2018, maka Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) akan melanjutkan upaya untuk memantau secara ketat dan melakukan tindakan yang dianggap perlu untuk mengendalikan harga.  Terutama pada kelompok bahan makanan dan transportasi. Diikuti komunikasi & jasa keuangan yang berpotensi memberikan tekanan yang cukup tinggi pada inflasi Sulut.

“Selain itu, koordinasi yang kuat antara pemerintah daerah dan BI melalui wadah TPID sebagaimana dilakukan selama ini, menjadi kunci keberhasilan mengendalikan inflasi pada target rentang inflasi,” katanya baru-baru ini.

Lanjut katanya, sepanjang tiga bulan terakhir, TPID telah melakukan berbagai upaya pengendalian harga, seperti, kegiatan sidak pasar bersama dalam rangka ketersediaan stok bahan pangan, yang dilakukan menjelang bulan Ramadhan bersama Kementerian Perdagangan RI pada tanggal 4 Mei 2018. Berikut pasar murah di 15 kabupaten/kota selama bulan Juni 2018.

Kepala Kantor Perwakilan BI Provinsi Sulut, Soekowardojo.

“Untuk menjaga keterjangkauan harga oleh masyarakat, juga dilakukan dilakukan melalui peresmian Toko Tani Indonesia Center (TTIC) di Manado. TTIC dimaksudkan juga sebagai alternatif penyedia bahan pangan murah bagi masyarakat selama bulan Ramadhan,” sebut Soekowardojo.

Lenih jauh, guna mengelola ekspektasi masyarakat terhadap inflasi, berbagai upaya persuasif melalui media elektronik, seperti radio talkshow Ramadhan TPID, juga telah dilaksanakan upaya mengendalikan konsumsi masyarakat selama bulan Ramadhan pada tanggal 1, 5 dan 8 Juni 2018 di Kawasan Megamas, Manado.

Selanjutnya, pada bulan Juli 2018, dicanangkan gerakan Barito Plus berupa penyerahan bantuan 20.000 bibit barito (bawang, rica, tomat) kepada tim penggerak PKK Provinsi Sulut dan kaum wanita GMIM, sehingga diharapkan dapat mendorong awareness ibu-ibu rumah tangga untuk menanam barito di pekarangan tumah masing masing.

Pada bulan Juli juga telah dilaksanakan rapat koordinasi nasional pengendaiian inflasi sulut dimana TPID sulut ditetapkan TPID terbaik propinsi se Sulawesi dan untuk tingkat kabupaten/kota non pencatatan inflasi, Kota Bitung terpilih sebagai TPID berprestasi di tingkat nasional.

Upaya pengendalian inflasi Sulut tersebut berlanjut di sepanjang bulan Agustus, melalui beberapa upaya strategis baik di tingkat provinsi maupun Kab/Kota. yakni, pemantauan secara dan upaya antisipatif TPID Sulut dalam pengendalian harga kelompok bahan pangan. Selanjutnya, penyelenggaraan rapat koordinasi TPID se-Sulut guna menyusun strategi pengendalian harga dan penyelenggaraan rapat TPID Kota Tohomon guna mengantisipasi petkembangan harga, khususnya bahan pangan di Tomohon.(hilda)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *