Co-Marketing BPJS Ketenagakerjaan Dissuport 73 Merchant

MANADO, SULUTREVIEW

Terobosan Co-Marketing yang digagas Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS )
Ketenagakerjaan (TK) dengan menggandeng 73 merchant yang ada di Kota Manado, merupakan bentuk awareness kepada peserta. Yakni masyarakat pekerja di berbagai sektor baik penerima upah, bukan penerima upah maupun sektor jasa konstruksi, khususnya di moment HUT Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-73.

Dijelaskan Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Manado Tri Candra Kartika, Co-Marketing tersebut adalah wujud kemitraan dengan perusahaan-perusahaan peserta. Khususnya kepada peserta program BPJS Ketenagakerjaan di provinsi Sulawesi Utara, dengan mendapatkan fasilitas fasilitas kemudahan layanan.  Baik itu di sektor industri, jasa makanan, minuman rumah sakit,  apotek hingga pariwisata seperti perhotelan.

“Kami berharap peserta dapat memanfaatkan kartu peserta program BPJS Ketenagakerjaan baik itu kartu digital maupun kartu yang non digital yang bisa ditunjukkan sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan,  untuk mendapatkan fasilitas seperti diskon-diskon di merchant-merchant yang sudah bekerja sama dengan kita selang bulan Agustus 2018 ini,” ungkap Candra, di sela launching yang digelar di hotel Novotel GKIC Manado, Kamis (16/8/2018).

Jumlah 73 merchant, kata Candra  disesuaikan dengan tema HUT Kemerdekaan RI yang ke 73.

“Sebenarnya banyak merchant yang ingin berpartisipasi. Tetapi kita batasi hanya 73 saja yang melakukan kerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan kantor Cabang Manado,” ujarnya sembari menambahkan fasilitas yang diberikan disesuaikan dengan karakteristik ketenagakerjaan yang ada di Sulawesi Utara.

“Pemanfaatan fasilitas tentunya disesuaikan dengan kondisi ekonomi dan daya beli masing-masing tenaga kerja. Mulai di rumah makan, restoran, salon,” ujarnya.

Meski nantinya momen HUT Kemerdekaan RI usai, namun Candra optimistis untuk menggarap momentum lainnya dengan kembali menggandeng merchant.

“Kami berharap masih membuka ruang kerja sama dan bersinergi di moment lainnya. Untuk saling mendukung bahwa perusahaan-perusahaan peserta ini memiliki rasa  terhadap program perlindungan jaminan sosial dan mereka bisa menjadi bagian dari ambassador program BPJS Ketenagakerjaan di lingkungannya masing-masing,” tandasnya.

Candra juga berharap jumlah peserta semakin bertambah sehingga seluruh pekerja yang ada di Sulawesi Utara terlindungi oleh program BPJS Ketenagakerjaan di sektor apapun itu.

Diketahui, karakteristik 73 merchant yang ikut program anyar ini adalah perusahaan-perusahaan yang tertib administrasi. Baik dari kepesertaan dan iuran. “Karyawannya sudah terdaftar, iuran mereka tepat waktu pelaporannyapun dijawab dalam kualitas yang sangat baik,” ujarnya.

Lebih jauh, untuk layanan digital, peserta cukup menunjukkan di aplikasi handphone, jika mereka tidak memiliki kartu. “Jadi tinggal menunjukkan aplikasi di handphone, maka peserta dapat menikmati fasilitas layanan diskon mulai dari 10%, 15% sampai 20%. Bahkan ada yang 60%,” rincinya.

Sementara itu, mewakili Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, Ir Erny Tumundo MSi, menyambut baik peluncuran 73 Merchant Co-Marketing yang merupakan layanan tambahan bagi peserta BPJS Ketenagakerjaan untuk mendapatkan diskon di merchant-merchant yang telah bekerjavsama dengan BPJS Ketenagakerjaan.

 “Co-Marketing ini kiranya dapat memberikan kemudahan bagi para peserta dan keluarganya untuk memperoleh barang maupun layanan yang dengan harga yang lebih murah, serta akses yang lebih mudah dan merata,” katanya.

Co-Marketing, lanjut Tumundo,   merupakan bukti bahwa BPJS Ketenagakerjaan terus melakukan terobosan dan inovasi dalam memberikan layanan terbaik bagi seluruh masyarakat pekerja yang menjadi pesertanya. Sekaligus juga meningkatkan rasa patriotisme dan cinta tanah air dan bangsa.

“Kemudahan-kemudahan ini tentunya akan semakin  meningkatkan kepercayaan setiap peserta untuk dapat memanfaatkan berbagai fasilitas pada program ini,” sebutnya.

“Dengan sistem penyelenggaraan yang semakin maju dan inovatif, program BPJS Ketenagakerjaan tidak hanya memberikan manfaat kepada pekerja dan pengusaha saja. Namun juga memberikan kontribusi penting bagi peningkatan pertumbuhan ekonomi,” tandasnya.

Menariknya salah satu merchant, Nelson Dumais dari PT Putra Bintang Sukur yang bergerak di sektor property memberikan fasilitas pinjaman lunak, bagi peserta yang mengambil unit perumahan. Yakni potongan uang muka yang sangat kecil.(hilda)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *