Larangan Terbang 55 Maskapai Indonesia ke Uni Eropa Resmi Dicabut

Larangan Terbang 55 Maskapai Indonesia ke Uni Eropa Resmi Dicabut

Brussels, SULUTREVIEW

Penerbangan Indonesia kembali bergairah, setelah Uni Eropa resmi mencabut larangan terbang dari European Commission (EU) Flight Safety List untuk seluruh maskapai tertanggal 14 Juni 2018.

Dengan demikian sebagaimana dikutip dari
Violeta Bulc, EU Commissioner for Transport yang diirilis Kementerian Luar Negeri RI, Jumat (15/6/2018), sebanyak 55 maskapai telah diizinkan untuk kembali terbang ke Uni Eropa.

Kebijakan tersebut tak lepas dari upaya
panjang dari Pemerintah Indonesia. Karena sebelumnya, Uni Eropa secara bertahap mengeluarkan sejumlah maskapai Indonesia dari EU Flight Safety List pada 2009, 2011 dan 2016.

Sebelumnya, Uni Eropa telah melaksanakan EU Assessment Visit ke Indonesia pada 12-21 Maret 2018. Dan hasil evaluasi menyeluruh tersebut juga dibahas dalam pertemuan Air Safety Committee di Brussel pada 30 Mei 2018 yang turut dihadiri Pemerintah Indonesia berikut tiga maskapai tanah air yaitu Sriwijaya Air, Wings Air dan Susi Air.

Seperti diketahui, Uni Eropa telah menerapkan flight ban kepada seluruh maskapai penerbangan Indonesia sejak tahun 2007 silam.

Karenanya, sebagai negara yang memiliki potensi industri penerbangan yang demikian besar, maka keputusan Uni Eropa ini adalah bentuk kepercayaan terhadap otoritas penerbangan dan maskapai penerbangan Indonesia.

Tak itu saja, pencabutan larangan ini sejalan dengan opini berbagai badan penerbangan internasional, yakni Federal Aviation Administration (FAA) maupun International Civil Aviation Organization (ICAO) yang melihat adanya upaya perbaikan secara signifikan yang dilakukan Indonesia.

Akan hal tersebut, Dubes Indonesia untuk Uni Eropa, Yuri O Thamrin mengapresiasi keputusan pencabutan larangan terbang tersebut.

“Pencabutan larangan terbang yang berlaku bagi seluruh maskapai Indonesia adalah bentuk pengakuan Uni Eropa kepada Pemerintah Indonesia, terutama dalam meningkatkan keselamatan penerbangan di tanah air. Untik itu, keputusan Uni Eropa ini akan menjadi pendorong untuk lebih meningkatkan keselamatan penerbangan. Sekaligus juga mendukung industri pariwisata di seluruh wilayah Indonesia” kata Dubes Yuri.

Lebih jauh, Pemerintah Indonesia menyambut baik tawaran kerja sama yang dikemukakan Uni Eropa berikut negara anggota Uni Eropa untuk meningkatkan keselamatan penerbangan di tanah air.(kemlu)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply