Manado, SULUTREVIEW
Gema takbiran yang berkumandang menjadi tanda bahwa umat Muslim siap menyambut datangnya hari kemenangan.
Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Edwin Silangen SE MS mengatakan dengan dikumandangkannya takbiran, maka berakhir sudah masa Ramadhan yang dilaksanakan melalui ibadah puasa selama 30 hari.
“Ibadah puasa yang dijalankan umat Muslim selama sebulan kiranya dapat diterima Allah. Bahkan dapat memberikan makna dalam sanubari umat Muslim yang diimplementasikan dalam kehidupan berjamaah dan bermasyarakat,” katanya saat melepas pawai takbiran 1439 H di halaman Kantor Gubernur Sulut Kamis (14/6/2018).
Sekprov yang mewakili Gubernur Sulut Olly Dondokambey dan Wagub Steven Kandouw, menyampaikan ucapan selamat merayakan hari kemenangan bagi umat Muslim yang ada di Sulut.
Lebih dari itu, Sekprov juga menyampaikan
bahwa pawai takbiran dapat menghadirkan kedamaian dalam hati umat Muslim.
“Takbiran ini diharapkan menjadi sarana untuk membina hubungan yang harmonis antar sesama umat dan masyarakat,” tukasnya.
Realita bahwa masyarakat Sulut adalah masyarakat majemuk yang memiliki berbagai perbedaan, tetapi tetap dalam tali persaudaraan yang rukun dan damai, lanjut Sekprov merupakan potensi dan kekayaan yang dikaruniakan Tuhan.
“Selama ini Provinsi Sulut mampu menunjukkan kerukunan umat beragama. Toleransi yang terbangun menjadi bukti bahwa masyarakat mampu menjadikan daerah ini sebagai barometer keamanan serta kehidupan yang rukun dan damai di Indonesia,” sebutnya.
Ketua PHBI Sulut, Syahrul Poli mengatakan pelaksanan pawai takbiran dapat terlaksana oleh dukungan semua pihak.
“Pawai takbiran dapat terlaksana karena koordinasi yang baik dari pihak Polda dan Polresta serta masyarakat. Terutama dapat menjaga keterertiban dan keamanan,” tukasnya sambil menambahkan takbiran adalah wujud kemenangan umat Muslim setelah selama 30 hari melaksanakan ibadah puasa di bulan Ramadhan sehingga dapat menyambut Sholat Ied di Hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriyah.
Pawai takbiran diikuti sekitar 1.500 peserta. Dan turut dihadiri Ketua DPRD Sulut Andrei Angouw, Unsur Forkopimda Sulut, Kakanwil Agama Sulut, Kaban Kesbang Sulut Mecky Onibala.(hilda)






