Kemajuan Pariwisata Berdampak pada Jasa Perdagangan dan Transportasi

0
1127

Manado, SULUTREVIEW – Direktur Perundingan Perdagangan Jasa Kementerian Perdagangan (Kemendag) RI, Herliza bersaudara majunya sektor pariwisata akan berdampak pada kemajuan ekonomi daerah.

Karenanya, kesiapan sumber daya manusia (SDM) harus dikedepankan. “Pariwisata yang berkembang akan berdampak bada pertumbuhan ekonomi. Apakah itu perhotelan, bisnis kuliner, handycraft hingga transportasi,” ungkapnya di sela-sela kegiatan Identifikasi Jasa Transportasi dan Logistik baru-baru ini.

Potensi pariwisata Sulut, khususnya di kawasan Indonesia Timur, sangat besar. Apalagi dengan dikembangkannya hub tol bagian Utara sehingga akan menunjang lancarnya jasa transportasi. “Jasa transportasi yang lancar akan mendorong perkembangan pariwisata. Ini menjadi kesempatan bagi industri pariwisata. Tetapi dari sisi SDM juga harus disiapkan,” tandasnya sembari menambahkan bahwa dibangunnya sarana dan fasilitas penunjang pariwisata yamg terus digenjot akan menjadikan Sulut sebagai destinasi pariwisata yang diburu oleh wisatawan.

“Saat ini jasa transportasi di Sulut masih lemah, tapi ke depan pemerintah pusat akan meningkatkannya. Jika jasa transportasi di Sulut meningkat, maka pariwisata dan sektor lainnya juga berkembang pesat,” tandasnya.

Lanjut katanya, sektor jasa transportasi merupakan salah satu sekyor yang berperan dalam peningkatan efisiensi dan produktivitas ekonomi. “Transportasi sangat penting dari rantai nilai yang menghubungkan produsen dan konsumen.
Bahkan beberapa kajian membuktikan bahwa kinerja transportasi dan logistik sangat mempengaruhi kinerja dan daya saing suatu daerah maupun negara,” sebutnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Perdagangan Luar Negeri Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sulut Darwin Muksin mengatakan potensi di Sulut cukup besar, namun harus didukung.
“Sumber daya alam di Sulut sangat besar, namun perlu topangan dan sentuhan pemerintah pusat, seperti saat ini meningkatkan sektor transportasi,” kata Darwin.

Tanpa tunjangan jasa transportasi yang mantap, jelas Muksin maka tidak akan ada peningkatan daya saing yang tinggi. (Hilda)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here