Manado, Sulutreview.com — Maskapai penerbangan TransNusa secara resmi meluncurkan rute baru yang menghubungkan Bandara Sam Ratulangi Manado dengan Bandara Sultan Babullah Ternate mulai Rabu (19/8/2026).
Langkah ini ditandai dengan penerbangan perdana menggunakan pesawat Airbus Regional Jet 21 (ARJ21) bernomor penerbangan 8B-292 yang lepas landas dari Manado pada pukul 07.30 WITA dengan mengangkut 62 penumpang.
Untuk memberikan fleksibilitas mobilitas bagi masyarakat, pelaku usaha, hingga wisatawan, TransNusa langsung mengoperasikan penerbangan rute Manado–Ternate sebanyak dua kali sehari (daily).
Selain penerbangan pagi, maskapai ini juga menyediakan opsi jadwal keberangkatan kedua pada pukul 10.20 WITA dengan nomor penerbangan 8B-296.
Prosesi inaugurasi penerbangan perdana di Bandara Sam Ratulangi berlangsung hangat yang ditandai dengan pengalungan bunga serta pemotongan kue bertepatan dengan hari ulang tahun TransNusa. Acara tersebut dihadiri oleh General Manager PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Sam Ratulangi Manado Radityo Ari Purwoko,
Direktur Utama PT TransNusa Aviation Mandiri Bayu Susanto, perwakilan Kantor Ototoritas Bandar Udara (Otband) Wilayah VIII, General Manager AirNav, Kepala Stasiun Meteorologi Kelas II Sam Ratulangi, serta Kapolsek Bandara Sam Ratulangi.
Direktur Utama Bayu Susanto, menjelaskan bahwa pembukaan rute ini merupakan langkah strategis perusahaan dalam memperkuat jaringan konektivitas udara di kawasan Indonesia Timur. Ia menilai Kota Manado memegang peranan krusial sebagai simpul (hub) utama penerbangan kawasan timur dan utara Indonesia.
”Pengembangan rute ini dilakukan karena Manado merupakan salah satu hub kami untuk melayani kawasan Indonesia Timur dan Utara. Potensinya cukup besar dan kami melihat hasilnya juga cukup baik. Kebetulan hari ini juga bertepatan dengan hari ulang tahun TransNusa. Pada 19 Agustus ini, TransNusa juga sudah mendapatkan sertifikat AOC (Air Operator Certificate) atau Sertifikat Kelaikudaraan Standar,” kata Bayu Susanto.
Bayu menambahkan bahwa TransNusa akan terus memacu perluasan rute penerbangan. Usai menghubungkan Denpasar–Lombok dan Manado–Ternate, pihaknya tengah menyiapkan rute menuju Wakatobi, serta dalam dua minggu ke depan berencana membuka rute Jakarta–Lampung, Kuala Lumpur–Denpasar, dan Denpasar–Phuket.
Pihak pengelola bandara menyambut positif ekspansi tersebut.
General Manager PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Sam Ratulangi Manado, Radityo Ari Purwoko, memberikan apresiasinya atas pembukaan rute baru yang diyakini semakin memperkokoh konektivitas antarwilayah, khususnya antara Provinsi Sulawesi Utara dan Maluku Utara.
”Kami menyambut baik hadirnya penerbangan TransNusa pada rute Manado–Ternate. Penambahan dua penerbangan setiap hari ini memberikan lebih banyak pilihan bagi masyarakat dan tentunya semakin memperkuat konektivitas antara Sulawesi Utara dan Maluku Utara. Kami berharap penerbangan ini dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi positif bagi mobilitas masyarakat, pariwisata, serta aktivitas ekonomi di kedua daerah,” ujar pria yang akrab disapa Oki tersebut.
Hadirnya TransNusa menambah semarak persaingan sekaligus melengkapi pilihan jadwal penerbangan di rute Manado–Ternate yang sebelumnya telah dilayani oleh Wings Air sebanyak dua kali sehari dan Sriwijaya Air sebanyak satu kali sehari.
Hadirnya lima frekuensi penerbangan harian secara keseluruhan dari berbagai maskapai, konektivitas udara di wilayah Indonesia Timur diharapkan makin solid untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan pariwisata daerah.(hilda)






