Sungguh Mulia! Saat Indonesia Rayakan Kemerdekaan, Damkar Bitung Berjibaku Jinakkan Karhutla

Bitung, Sulutreview.com– Di saat merah putih berkibar di seluruh penjuru negeri dan masyarakat larut dalam sukacita memperingati HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, ada kisah pengabdian yang tak kalah heroik di Kota Bitung, Sulawesi Utara.

Bukan berada di panggung perayaan, bukan pula menikmati suasana libur kemerdekaan. Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Pemerintah Kota Bitung justru berjibaku menghadapi kobaran api dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Pinangunian.

Di bawah teriknya matahari, dikepung asap dan panasnya api, para petugas terus berpacu melakukan pemadaman. Keselamatan masyarakat dan lingkungan menjadi prioritas, sementara perayaan kemerdekaan tetap berlangsung.

Pengabdian mereka menjadi pengingat bahwa kemerdekaan bukan hanya tentang upacara, pengibaran bendera, dan kemeriahan perlombaan. Kemerdekaan juga tentang pengorbanan, keberanian dan kesediaan untuk hadir ketika masyarakat membutuhkan.

Saat banyak orang merayakan 17 Agustus bersama keluarga, para pejuang api ini memilih tetap berada di lapangan.

Merah putih berkibar di langit, sementara semangat pengabdian mereka berkobar di tengah kepulan asap.

Inilah wajah lain dari perjuangan di era kemerdekaan—tak banyak bicara, tetapi nyata bekerja; tak mencari pujian, tetapi terus memberikan perlindungan.

Dari Pinangunian, satu pesan kembali menggema: semangat kemerdekaan tidak pernah padam, karena selalu ada mereka yang rela berada di garis depan untuk menjaga negeri dan masyarakat.

Kadis Damkar Ruddy Ponamon SE ketika dikonfirmasi membenarkan hal tersebut.

Menurutnya memang pada Senin 17 Agustus saat Upacara timnya sudah mendapat laporan ada kebakaran Hutan di wilayah Pinangunian dan tim pemadam langsung tancap gas ke wilayah titik titik api di Pinangunian untuk melakukan antisipasi pemadaman terhadap potensi kebakaran hutan.(zet)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *