Bitung, Sulutreview.com – PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi melalui Integrated Terminal (IT) Bitung menyalurkan santunan bagi puluhan anak yatim dan dhuafa lintas agama di Panti Asuhan Terang Titipan Tuhan, Kota Manado, Sulawesi Utara.
Integrated Terminal Manager IT Bitung, Arman Prastiono, di Bitung, Rabu (24/6/2026), mengatakan kegiatan bertajuk “Pertamina Berkah” ini merupakan wujud nyata kepedulian perusahaan kepada masyarakat tanpa memandang latar belakang suku, agama, maupun budaya.
”Melalui program ini, kami ingin berbagi kebahagiaan dan memperkuat semangat kebersamaan. Pertamina hadir untuk seluruh lapisan masyarakat, dan kami berharap bantuan ini dapat memotivasi anak-anak untuk terus belajar dan meraih cita-citanya,” ujar Arman.
Bantuan diserahkan langsung kepada pengurus panti dan 71 anak binaan. Anak-anak tersebut memiliki latar belakang daerah dan suku yang beragam, mulai dari Papua, Minahasa, Sangihe, Talaud, hingga Manado.
Arman menjelaskan, program ini merupakan bagian dari implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) Pertamina. Langkah ini juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya poin nomor 1 (Tanpa Kemiskinan), nomor 4 (Pendidikan Berkualitas), nomor 10 (Berkurangnya Kesenjangan), dan nomor 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan).
Ketua Panti Asuhan Terang Titipan Tuhan, Pdt. Ivonne Morang, menyampaikan apresiasinya atas perhatian yang diberikan oleh Pertamina. Menurutnya, bantuan tersebut sangat berarti bagi operasional panti dan masa depan anak-anak asuh.
”Kehadiran Pertamina memberikan kebahagiaan tersendiri bagi anak-anak kami. Bantuan ini menjadi bentuk perhatian yang memotivasi mereka untuk terus semangat menjalani pendidikan,” kata Ivonne.
Sementara itu, Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, menegaskan bahwa keberhasilan operasional perusahaan harus berjalan beriringan dengan kontribusi sosial yang nyata.
”Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), kami berkomitmen untuk terus menghadirkan kegiatan yang berdampak positif guna mendukung terciptanya lingkungan sosial yang inklusif, harmonis, dan penuh semangat gotong royong di sekitar wilayah operasi,” tutur Lilik.(hilda)






