Tinjau Gerakan Pangan Murah, Gubernur Yulius Selvanus Pastikan Harga Bapok Terjaga

Gubernur Yulius Selvanus kunjungi GPM di sejumlah kabupaten/kota. Foto:ist

Manado, Sulutreview.com – Gubernur Sulawesi Utara(Sulut), Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE, melakukan tinjauan langsung pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) di sejumlah kabupaten dan Kota, yakni Bitung, Manado, Kotamobagu, dan Tutuyan, Boltim, di sepanjang hari besar keagamaan bulan Maret 2026.

Dalam kunjungan tersebut, Gubernur Yulius menjelaskan tentang pentingnya ketersediaan pangan, dalam hal ini, bahan kebutuhan pokok (bapok) dengan harga terjangkau bagi masyarakat, terutama menjelang momen-momen besar keagamaan.

Ia secara maraton meninjau harga berbagai komoditas seperti beras, minyak goreng, bawang, cabai, dan daging ayam.

“Program Gerakan Pangan Murah ini bertujuan agar masyarakat bisa memperoleh kebutuhan pokok dengan harga wajar. Di sini juga merupakan bentuk kehadiran pemerintah. Bukan hanya mengawasi, tetapi juga menstabilkan harga agar daya beli tetap terjaga,” ujar Gubernur Yulius.

Program GPM dirancang untuk mengintervensi fluktuasi harga pasar. Fokusnya adalah menjaga harga bahan pokok utama seperti beras, minyak goreng, dan telur agar tetap di bawah harga pasar reguler. Selain itu, kegiatan ini memastikan distribusi pangan merata dan tepat sasaran.

“Koordinasi antara pemerintah daerah, pedagang, dan pelaku distribusi sangat penting. Sinergi ini tidak hanya menekan inflasi, tetapi juga menciptakan kondisi ekonomi yang lebih stabil dan kondusif bagi seluruh masyarakat,” tambah Gubernur Yulius.

Lagi sebut Yulius, melalui GPM, masyarakat diharapkan dapat merasakan manfaat langsung berupa harga yang lebih terjangkau dan ketersediaan pangan yang aman di setiap kabupaten dan kota di Sulut.

Selama kunjungan, Gubernur Yulius memberikan kesempatan berdialog langsung dengan pedagang dan warga untuk memastikan harga komoditas pokok seperti bawang merah, cabai, minyak goreng, beras, telur, dan daging ayam.

Ia menyatakan optimistis, bahwa dengan adanya GPM harga yang dijual terjangkau sesuai target pemerintah.

Melalui sebaran program GPM, masyarakat di sejumlah daerah sudah merasakan manfaat secara langsung. Ketersediaan pangan lebih terjamin, harga stabil, dan distribusi lebih merata. Program ini juga mendorong transparansi harga di pasar, sehingga masyarakat dapat membeli dengan lebih percaya diri.

“Saya senang program ini terus berjalan. Harga bawang dan cabai kini lebih terjangkau, sehingga belanja kebutuhan rumah tangga lebih ringan,” ungkap seorang ibu rumah tangga di Kotamobagu.

Senada disampaikan seorang pedagang di pasar Bitung yang mengatakan dengan adanya GPM, kebutuhan pokok dapat dobeli dengan harga lebih murah.

“Kami juga terbantu karena harga pasar diawasi pemerintah, jadi tidak ada kenaikan harga yang berlebihan,” tukasnya.(Advertorial)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *