Tancap Gas Pemerintahan Tahun 2026, Pemkab Minahasa Tenggara Gelar Raker Perdana

Tancap Gas Pemerintahan Tahun 2026, Pemkab Minahasa Tenggara Gelar Raker Perdana

Mitra, Sulutreview – Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara menggelar Rapat Kerja perdana awal tahun 2026 pada Rabu (07/01), bertempat di Lantai 3 Kantor Bupati Minahasa Tenggara. Rapat strategis ini dipimpin oleh Wakil Bupati Fredi Tuda selaku wakil Bupati, didampingi Sekretaris Daerah David H. Lalandos, AP, MM.

Kegiatan dihadiri oleh jajaran Pemkab mulai dari Asisten Sekda, Staf Ahli Bupati, Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), hingga Kepala Bagian di lingkup Sekretariat Daerah.

Dalam arahannya, Wakil Bupati Fredi Tuda menyampaikan poin krusial hasil evaluasi pimpinan daerah sebagai pedoman kerja sepanjang tahun 2026. Ia menekankan bahwa seluruh OPD wajib terlibat aktif dalam setiap kegiatan pemerintah kabupaten dan tetap tegak lurus mengawal Visi dan Misi Bupati dan Wakil Bupati.

“Komitmen utama kita adalah merealisasikan pelayanan publik yang prima. Saya mengajak seluruh jajaran untuk terus berinovasi demi kemajuan Minahasa Tenggara yang lebih baik,” ujar Fredi Tuda saat membacakan arahan Bupati.

Terkait kedisiplinan, ia mengingatkan pentingnya disiplin kerja dan kepatuhan dalam penggunaan seragam dinas dengan atribut lengkap, yang dipandang sebagai cerminan profesionalitas aparatur sipil negara.

Rapat juga membahas tantangan fiskal daerah dengan adanya pengurangan anggaran dari Pemerintah Pusat sebesar kurang lebih Rp148 miliar. Kondisi ini menuntut efisiensi dan ketepatan sasaran dalam pengelolaan anggaran di setiap OPD.

Mengenai stabilitas wilayah, Wakil Bupati menegaskan tanggung jawab pimpinan daerah dalam menjaga keamanan. Secara khusus, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) diinstruksikan untuk menggerakkan Camat serta Hukum Tua agar proaktif menjaga ketertiban dan keamanan di tingkat desa.

“Keamanan adalah prioritas. Koordinasi antara Dinas PMD, Camat, hingga Hukum Tua harus diperkuat untuk memastikan situasi di tengah masyarakat tetap kondusif,” pungkasnya.

Rapat kerja ini diharapkan menjadi momentum bagi seluruh jajaran Pemkab Minahasa Tenggara untuk mempercepat pelaksanaan pemerintahan dan pembangunan di tahun 2026.

(James)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *