Minut  

300 Personel Gabungan di Minut Disiagakan Antisipasi Bencana Alam

Minut, Sulutreview.com – Ratusan personel gabungan dari TNI/Polri, Basarnas, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Minahasa Utara dan instansi terkait lainnya menggelar apel kesiapan tanggap darurat bencana alam yang berlangsung di Mako Polres Minut, Rabu (5/11/2025).

Apel yang dipimpin langsung oleh Kapolres Minut AKBP Auliya Rifqie Djabar SIK MSi ini dalam rangka menghadapi potensi bencana hidrometeorologi di Kabupaten Minahasa Utara.

Dalam kesiapsiagaan darurat bencana ini, Sebanyak 300 personel gabungan yang terdiri dari 230 personel Polres Minut, dan masing-masing 10 personel TNI AD, Basarnas, BPBD, Dinas Damkar, Dinas Kesehatan,
Dinas Perhubungan serta
Satpol-PP dikerahkan dan disiagakan penuh untuk wilayah Kabupaten Minahasa Utara.

Kapolres Minahasa Utara AKBP Auliya Rifqie Djabar SIK MSi dalam amanatnya menyampaikan bahwa apel ini merupakan langkah penting untuk memastikan kesiapan personel dan sarana prasarana dalam menghadapi potensi bencana yang mungkin terjadi di wilayah hukum Polres Minahasa Utara.

“Kegiatan ini merupakan bentuk pengecekan terhadap kesiapan personil maupun sarana prasarana dalam pencegahan dan penanggulangan bencana alam. Diharapkan seluruh personil dan stakeholder dapat bersinergi secara sigap, cepat, dan tepat dalam menghadapi berbagai potensi bencana ke depan,” ujarnya.

Kapolres Auliya juga menekankan sejumlah hal penting yang harus menjadi perhatian seluruh jajaran.

“Pertama, lakukan deteksi dini dan pemetaan wilayah rawan bencana. Kedua, berikan imbauan Kamtibmas kepada masyarakat terkait potensi ancaman bencana. Ketiga, pastikan kesiapan personel serta peralatan dalam melaksanakan evakuasi dan penanganan korban,” tegasnya.

Selain itu, Kapolres menekankan pentingnya kerja sama lintas instansi dalam menjalankan tugas kemanusiaan dengan empati, profesionalisme, dan tanggung jawab.

“Selalu berkoordinasi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, BPBD, Basarnas, dan Dishub. Laksanakan setiap tugas dengan penuh keikhlasan dan semangat pengabdian demi keselamatan masyarakat,” katanya.

Usai apel, Kapolres Auliya mengungkapkan pihaknya telah memantau titik rawan bencana di Minahasa Utara.

“Titik-titik rawan bencana seperti wilayah yang berpotensi longsor dan banjir telah kami pantau bersama BPBD dan pemerintah daerah,” ungkapnya.

Kapolres Auliya berharap pelaksanaan apel ini, seluruh personel dan instansi terkait yang terlibat dapat bertindak cepat dan efektif dalam menghadapi berbagai potensi bencana demi menjamin keselamatan dan keamanan masyarakat Minahasa Utara. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *