Manado, Sulutreview.com – Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, meninjau kondisi kolam renang KONI Sulut yang terletak di kawasan Sario, Manado, pada Jumat (10/10/2025).
Gubernur dibuat tercengang dengan kondisi kolam yang sangat memprihatinkan, yang menurutnya tidak layak pakai.
Salah satu fakta yang mengejutkan adalah, air kolam renang tersebut, ternyata tidak pernah diganti sejak tahun 1999. Atau selama lebih dari dua dekade, kolam renang hanya diisi ulang jika terjadi penguapan atau kebocoran, tanpa pernah dilakukan pengurasan total.
“Bayangkan, sejak 1999 air tidak pernah diganti. Ini bukan hanya soal kebersihan, tapi juga menyangkut kesehatan dan keselamatan para atlet,” tegas Gubernur Yulius dengan nada prihatin.
Kondisi kolam yang dikenal dengan Rano Wangun ini, terlihat sangat kotor, dengan air berwarna hijau pekat, dasar kolam yang berlendir, dan fasilitas di sekitarnya yang tidak tertata. Tak hanya itu, area tribun dan ruang ganti pun tampak tidak terawat.
Gubernur menyatakan bahwa, kolam renang perlu dilakukan perbaikan total. Ia mengatakan perbaikan fasilitas akan dilakukan melalui alokasi dana APBD Tahun 2026. Sesuai rencana, revitalisasi kolam renang KONI Sario telah dimasukkan dalam daftar program prioritas Pemerintah Provinsi Sulut.
Kita akan lakukan pembenahan total. Tidak bisa ditambal-tambal lagi. Tahun depan, melalui APBD 2026, kita akan mulai renovasi menyeluruh agar kolam ini bisa kembali digunakan dengan layak,” ujar Gubernur.
Ia juga menekankan bahwa olahraga renang adalah bagian penting dari pembangunan sumber daya manusia di Sulut, dan tidak boleh diabaikan hanya karena persoalan infrastruktur.
“Kalau kita mau hasilkan atlet berprestasi, maka kita harus mulai dari menyediakan fasilitas yang sehat, aman, dan layak,” tambahnya
Sambil menunggu anggaran perbaikan lewat APBD tahun 2026, ia meminta Dinas Pemuda dan Olahraga segera melakukan langkah cepat. “Untuk saat ini akan dibersihkan dulu dan dirapikan, supaya minimal bisa bermanfaat,” tukasnya.
Asisten Pemerintahan dan Kesra Setdaprov Sulut, Denny Mangala menambahkan
peninjauan merupakan bagian dari proses evaluasi menyeluruh terhadap infrastruktur yang ada. Khususnya aset Pemprov Sulut.
“Pengecekan fafsilitas kolam renang adalah bagian dari upaya perencanaan untuk perbaikan ke depan. Termasuk fasilitas olahraga yang akan ditata ulang dengan tetap mengikuti mekanisme penganggaran, yang disesuaikan dengan ketentuan,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa langkah cepat dari gubernur menunjukkan adanya keseriusan dari pemerintah provinsi dalam memperbaiki wajah olahraga Sulut secara menyeluruh.
“Tidak hanya karena faktor infrastruktur, tetapi karena tujuan strategis jangka panjang, yaitu pembinaan atlet daerah,” tukasnya.(hilda)













