Manado, Sulutreview.com – Bank Indonesia melaksanakan program hilirisasi dan diversifikasi pangan, sebagai program unggulan.
Program kegiatan ini, dirangkaikan dengan visit Bawang Goreng (Bareng) mami-mami kelompok usaha subsistem isteri petani bawang merah poktan berkah Kota Kotamobagu, penyelenggaraan Urbanfest dan Wisata Kuliner Ramadhan dari Road to Fesyar menyajikan produk olahan UMKM, penyelenggaraan Business Matching pembayaran bersama perbankan yakni BRI, BNI, BSI, Mandiri dan BSG dari Road to Fesyar.
Demi kelancaran distribusi, yakni melibatkan sinergi melalui KAD dan FDP komoditas pangan strategis baik antar kabupaten/kota di Sulut maupun dengan provinsi lain.
“Realisasi GNPIP 2025, sinergi dalam rangka penguatan kapasitas serta koordinasi antar TPID di Sulut, telah diadakan 5 kali High Level Meeting (HLM) dan rapat koordinasi untuk membahas isu strategis pengendalian inflasi, serta capacity building TPID provinsi dan kabupaten/kota se Sulut. Dilakukan peluncuran iklan Bijak Belanja menjelang maghrib saat Ramadhan serta sosialisasi optimism perekonomian untuk mendukung persepsi positif di masyarakat,” jelas Kepala KPw BI Sulut, Joko Supratikto.
Tanpa mengabaikan komunikasi efektif, BI Sulut telah melakukan koordinasi dengan melakukan HLM TPID secara intensif, yaitu di Kota Kotamobagu terkait kendala dan usaha pengendalian inflasi menjelang HBKN Idul Fitri 2025.
Selanjutnya, HLM TPID Kabupaten Kepulauan Talaud terkait isu strategis pengendalian inflasi, HLM TPID Kabupaten Bolaang Mongondow Timur terkait upaya pengendalian inflasi. Kemudian Kabupaten Kepulauan Sangihe dan Kabupaten Minahasa terkait isu strategis beras dan barito dan Kota Bitung.
“Kami juga melakukan Rapat Koordinasi, Rakor TPID Kota Tomohon terkait usaha pengendalian inflasi menjelang HBKN Idul Fitri 2025, Rakorda Pendistribusian Minyakita dari Stabilisasi harga minyak goreng, Rakorda Tindak Lanjut Sinergi Pengendalian Harga Bahan Pokok di Sulut, Capacity Building TPID provinsi dan kabupaten/kota se-Sulut dari evaluasi laporan TPID 2023 dan konsinyering penyiapan laporan kinerja TPID 2024, bimbingan teknis TPID provinsi dan kabupaten/kota se Sulut dari penyiapan TPID Awards,” ungkap Joko Supratikto.(hilda)













