Mitra, Sulutreview – PDesa Wioi Dua, yang terletak di Kecamatan Ratahan Timur, Minahasa Tenggara, kini semakin menunjukkan komitmennya dalam membangun infrastruktur yang mampu mendukung perekonomian masyarakat setempat. Di bawah kepemimpinan Hukum Tua Desa, Bapak Erwin Korompu, SPd, pemerintah desa berhasil merealisasikan terobosan penting yang berdampak langsung pada aktivitas warga, terutama para petani yang menggantungkan hidup pada hasil perkebunan.

Memanfaatkan dana desa dengan cermat, pada tahun 2025 ini Pemerintah Desa Wioi Dua mengalokasikan anggaran sebesar 30 juta rupiah untuk pembangunan satu paket jembatan kayu darurat yang menjadi penghubung utama antara beberapa area perkebunan di desa tersebut. Jembatan ini bukan sekadar sebuah struktur fisik, melainkan simbol nyata dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, mempermudah aksesibilitas, dan mendukung roda perekonomian desa yang selama ini mengalami kendala transportasi.

Sebelumnya, warga desa menghadapi kesulitan saat hendak melintasi area perkebunan, terutama pada saat musim hujan ketika jalur yang tersedia menjadi licin dan rawan kecelakaan. Keberadaan jembatan kayu darurat ini memberikan solusi yang efektif dan segera dirasakan manfaatnya oleh seluruh warga, khususnya para petani yang kini dapat mengangkut hasil kebun dengan lebih aman dan efisien.
Hukum Tua Erwin Korompu menyatakan bahwa pembangunan jembatan ini adalah bagian dari visi jangka panjang Pemerintah Desa Wioi Dua untuk mendorong pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. “Kami berusaha menggunakan setiap alokasi dana desa secara transparan dan tepat sasaran. Jembatan ini menjadi prioritas karena sangat dibutuhkan dan berdampak langsung pada kehidupan warga,” ujar Erwin.
Keberhasilan pembangunan jembatan kayu darurat ini juga mencerminkan sinergi baik antara pemerintah desa dan masyarakat dalam mengidentifikasi kebutuhan, merencanakan, dan bersama-sama menyukseskan proyek pembangunan desa. Harapannya, dengan akses yang lebih baik, produktivitas para petani di Desa Wioi Dua dapat semakin meningkat, sehingga turut mendongkrak perekonomian desa secara keseluruhan.
Dengan langkah nyata seperti ini, Desa Wioi Dua semakin memperlihatkan arah pembangunan yang inklusif dan berpihak pada kesejahteraan warganya, menghadirkan masa depan yang lebih cerah dan mandiri bagi seluruh masyarakat desa. (***)













