Bupati Minahasa Tenggara Hadiri Ibadah Jumat Agung di Gereja GMIM Anugerah Lowu Satu, Ajak Jemaat Jadi Teladan

Bupati Minahasa Tenggara Hadiri Ibadah Jumat Agung di Gereja GMIM Anugerah Lowu Satu. (Ist)

Mitra, Sulutreview – Bupati Minahasa Tenggara, Ronald Kandoli, didampingi istri sekaligus Ketua TP-PKK Kabupaten Mitra Ny. Stefa Kandoli-Antou, bersama Keluarga besar Kandoli-Rantung Kandoli-Antou, Kandoli Kalangi dan Kandoli-Lewan mengikuti Ibadah Jumat Agung dirangkaikan dengan Sakramen Perjamuan Kudus, di Gereja GMIM Anugerah Lowu Satu, Wilayah Ratahan, Jumat (18/04/2025).

Hadir juga dalam Ibadah Jumat Agung, Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara Capt. Remly Kandoli MMar. Serta Anggota DPRD Kabupaten Mitra Marty Ole.

Dalam khotbahnya yang mengambil pembacaan di Kitab Lukas 23:50-56a, Khadim Pdt. Jemmi Katuuk STh menekankan jemaat saat ini dituntut untuk menjadi figur Yusuf Arimatea, seorang yang baik dan benar yang menantikan Kerajaan Allah.

“Serta berani bertindak menguburkan mayat Yesus Kristus di tengah kebencian orang-orang Yehuda pada Yesus Kristus. Kita pun harus menjadi orang baik dan berani mengambil risiko dalam memperjuangkan kebenaran. Tetaplah setia menanti Kerajaan Allah yang akan dinyatakan kembali di dunia ini dengan kedatangan Yesus Kristus kembali,” ajak Pdt. Jemmi.

Sementara itu, Bupati Ronald Kandoli dalam kesempatan penuh hikmat ini mengajak seluruh jemaat untuk terus membangun kehidupan pribadi, keluarga, jemaat, dan masyarakat yang sejahtera dengan rajin bekerja, jujur, adil, dan bertanggung jawab.

“Jangan menjadi serupa dengan dunia ini, tapi berubahlah ke arah hidup menurut kebenaran-Nya,” pesan Bupati Ronald Kandoli.

Sembari menambahkan, di momen sakral Jumat Agung, jemaat diharapkan untuk memaknai Kematian Yesus Kristus yang memberi nyawa-Nya menjadi tebusan bagi hidup kita. Sehingga kita beroleh hidup baru dan disucikan dari segala dosa.

Turut hadir dalam ibadah, Ketua BPMJ GMIM Anugerah Lowu Satu Pdt. Tryati Vitha Poluan MTh, Pdt. Deysi Maengkom Beleng SPdk, Pdt. Priskilla Turang STh, para pelayan khusus, dan jemaat. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *