Manado, Sulutreview.com – Kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan Presiden Prabowo Subianto, yang dialihkan untuk membiayai program-program substantif, turut didukung oleh SMA Negeri 9 Manado.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala SMA Negeri 9 Manado Hendra Massie SPd mengatakan, efisiensi anggaran yang dilakukan tidak
mengurangi kualitas pendidikan. Melainkan lebih fokus pada kegiatan seremonial maupun berbagai agenda yang tidak berdampak pada kelangsungan belajar mengajar.
“Acara seremonial kita kurangi, juga kegiatan perjalanan dinas. Itu yang menjadi fokus efisiensi anggaran. Artinya, tidak ada pengurangan anggaran untuk pendidikan,” katanya kepada media, Senin (10/03/2025).
Lagi menurut Massie, sesuai rencana, beberapa bulan ke depan sekolah akan menghadapi agenda kelulusan siswa kelas 12 atau penamatan. Sudah menjadi tradisi, akan dibarengi dengan kegiatan yang memanfaatkan gedung yang berbayar atau sewa. “Untuk tahun ini, seperti yang sudah disepakati akan meminjam tempat tanpa berbayar. Biasa saja milik pemerintah atau di auditorium Universitas Sam Ratulangi (Unsrat),” tukasnya.
Semua agenda kata Massie, akan dilakukan tanpa mengurangi makna atau esensi dari penamatan.
“Yang pasti kegiatan tidak akan membebani siswa. Jadi semua dapat dilaksanakan dengan mengacu pada standar yang sudah ditetapkan oleh sekolah,” tegasnya.
Massie berharap, fokus untuk kelangsungan kegiatan belajar mengajar, adalah bagaimana menyiapkan siswa unggul.
“Fokus utama kami adalah menyiapkan siswa yang unggul dan memiliki kualitas,” pungkasnya.(eda)













