Bitung, Sulutreview.com– Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bitung terus gencar menyampaikan informasi terkait kondisi terkini dalam hal perkembangan kinerja mereka menghadapi Pilkada serentak di tahun 2024 ini khususnya Pencoklitan di setiap Kecamatan dan Kelurahan.
Apalagi beberapa bulan lalu, Kota Bitung telah menampung ratusan penyintas Gunung Ruang akibat Bencana Alam di wilayah Kabupaten Sitaro.
Hal ini terungkap pada kegiatan Coffe Morning Pemilukada bersama Insan Pers dan jajaran pengurus Partai Politik di Kota Bitung yang dilaksanalan di Boiz Cafe di Kelurahan Girian Indah Kecamatan Girian Sabtu (06/07/2024).
Dalam kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Ketua KPU Bitung Deslie Sumampouw didampingi Frangky Takasihaeng dan Yunoy Rawung.
Pada penyampaian Ketua KPU menitik beratkkan kepada warga Bitung agar dapat santun dalam berkoment di Medsos soal calon-calon Walikota dan Wakil Walikota agar jangan ada kalimat yang saling menjatuhkan.
“Mari kita bermedsos dengan baik agar suasana Pilkada serentak di Bitung ini tetap adem aman dan damai, kata mantan Ketua GMNI Bitung ini.
Kemudian Frangky Takasihaeng menjelaskan terkait capaian target Pantarlih yang telah melakukan pencoklitan di seluruh wilayah Kota Bitung yang sudah mencapai 94.4 Persen.
Yang menarik dalam sesi tanya jawab terungkap warga penyintas gunung ruang. Kemudian Anggota Komisioner Bidang Data Frangky Takasihaeng mengatakan bahwa tim sudah turun lapangan dimana di Kota Bitung penyintas gunung ruang ada berkisar 600 orang.
“Direncanakan yang mencoklit mereka (warga gunung ruang) yaitu Pantarlih dari KPU Kabupaten Sitaro dan kami sudah kordinasi dengan KPU Sitaro sambil menunggu aturan baru lagi, apakah Penyintas di Bitung akan dibawa ke Sitaro atau hanya di Bitung, namun dalam pemilihan nanti Penyintas Gunung ruang di Kota Bitung hanya mencoblos Calon Gubernur saja,” pungkas Angky sapaan akrabnya.(zet)













