Dunia Industri Hiburan Korea Selatan

Suasana pusat kota Korsel. Foto : ist

Artikel Pengetahuan Kepasifikan

Nama : Kezia Grace Lakoy
NIM : 230911020010

Korea Selatan telah menjadi pusat kebangkitan industri hiburan global dengan gelombang fenomenal K-pop, K-drama atau film-film dan variety dan reality show yang memukau. Budaya pop Korea telah merevolusi industri hiburan di seluruh dunia dan terus menginspirasi jutaan penggemar di setiap penjuru planet.

Indonesia merupakan salah satu negara dengan peminat K-Pop terbanyak di dunia, dengan menduduki peringkat ketiga setelah Jepang dan Amerika Serikat. K-Pop seperti boygrup Seventeen, NCT, BTS, Treasure serta girlgrup seperti Blackpink, TWICE, SNSD dan lain-lain memiliki karakteristik musik yang easy listening, dengan koreografi yang energik, serta menampilkan visual para idola yang memukau, sehingga hal ini mampu menarik minat masyarakat untuk menjadi penggemar.

K-pop kini sangatlah digemari dari banyak kalangan, terutama anak kecil, remaja dan dewasa, termasuk juga mahasiswa. K-Pop tidak hanya sebuah genre musik, tetapi sebuah fenomena budaya yang mengikat orang dari berbagai latar.

Industri film/K-Drama Korea Selatan juga mulai menarik perhatian dunia dan menjadi bagian penting industri hiburan global, terutama Asia. Tak dapat dipungkiri lagi, aktor dan aktris di K-Drama memiliki paras yang sangat tampan dan cantik, visual mereka menjadi salah satu daya tarik yang cukup kuat untuk menarik penontonnya.

Film dan serial K-Drama juga memiliki alur cerita yang tidak dapat ditebak dan konflik cerita tidak bertele-tele, hal tersebut membuat para penonton tertarik di setiap episodenya. Selain itu, serial K-drama juga memiliki pesan-pesan sosial yang di sampaikan dengan pengemasan yang bagus.

Selain K-Pop dan serial K-Drama, Korea Selatan juga memiliki Variety dan Reality Show yang telah memperoleh popularitas global dengan program-program seperti “Running Man”. Kreativitas dalam format program, kehadiran selebriti yang menarik dan kejenakaan yang tak terduga membuat acara-acara ini menjadi favorit di berbagai belahan dunia.

Dunia industri hiburan ini juga memiliki dampak positif dan negatif bagi kalangan masyarakat. Hal-hal positif dari dunia industri hiburan ini, jika di sikapi dengan baik dapat menjadi sarana yang baik untuk membentuk karakter generasi muda menjadi lebih baik. Salah satunya adalah kedisiplinan dan pekerja keras. Sebagai informasi, para artis sebelum debut di stasiun televisi atau pun tampil di panggung, mereka harus melakukan training dengan waktu yang berbeda-beda sesuai ketentuan dari agensi yang menaunginya. Mereka harus disiplin terhadap waktu latihan mereka di masa traineenya sehingga pada saat debut mereka bekerja keras untuk menghasilkan uang. Bagi pelajar atau mahasiswa K-Pop , K-Drama, dan lain-lain memiliki dampak positif, seperti meningkatkan semangat belajar, menjadi sumber inspirasi, meningkatkan kreativitas, dapat mempelajari bahasa baru seperti bahasa Korea dari lagu-lagu dan serial drama, serta menambah relasi atau teman baru yang mampu membangun komunitas. Dari komunitas inilah, dapat terjalin kekerabatan yang erat.

Namun, dampak negatif dari adanya dunia industri hiburan ini, yaitu membuat penggemar menjadi kecanduan. Hal ini dapat membuat para penggemar menghabiskan terlalu banyak waktu untuk menonton video musik dari idol K-Pop dan menonton serial K-Drama. Selain itu, dunia industri hiburan ini bisa menyebabkan distraksi dan mengganggu tingkat fokus pada pelajar atau mahasiswa. Dunia industri hiburan ini juga sangat berpengaruh terhadap gaya hidup, seperti hedonisme atau materialisme dan konsumtif, karena dengan budaya yang dibawa dari dunia industri ini, terkadang lebih menitikberatkan pada keinginan dan tingkat kepuasan seseorang bahkan menjadi cita-cita ataupun bahkan motivasi bagi yang mengidolakan artis tersebut.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.