Manado, Sulutreview.com – Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) menjadi lembaga Perguruan Tinggi Negeri (PTN) kebanggaan masyarakat Sulawesi Utara (Sulut).
Lulusan yang dihasilkan, tentunya diharapkan memiliki sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas dan kompeten di bidangnya.

“Saya berharap Unsrat menghasilkan lulusan dengan SDM berkualitas dan kompeten. Ini penting untuk membawa kemajuan bagi Sulawesi Utara,” ungkap Gubernur Sulut Olly Dondokambey saat menghadiri perayaan Natal dan Syukur Tahun Baru serta Temu Alumni Unsrat, di Manado Convention Centre (MCC), pada Sabtu (13/01/2024).
Gubernur Olly yang juga dipercaya sebagai
ketua umum panitia, menyampaikan bahwa proses pembelajaran akademik, adalah mengutamakan pembentukan karakter. Hal ini harus menjadi komitmen bagi Unsrat.
“Peran dan komitmen Unsrat dalam mencetak generasi unggul dan berkualitas, hendaknya kita dukung bersama. Karena proses pembelajaran dan pembentukan karakter ini, telah dilaksanakan sejak lama, sehingga telah menjadi investasi progresif bagi masa depan dan kemajuan daerah ini. Semua itu dapat kita lihat dari alumni yang hadir,” kata Olly.

Ia juga menyatakan optimistis, apabila Unsrat dan pemerintah daerah bergotong royong dan saling berkontribusi, sehingga cita-cita untuk mewujudkan Sulut Maju, pasti terealisasi.
“Saya optimis, dengan semangat gotong royong serta perwujudan visi daerah, maka Sulawesi Utara akan lebih maju dan sejahtera. Apalagi jika didukung oleh alumni Unsrat yang unggul bahkan sukses pada bidang pekerjaan masing-masing,” ucap Gubernur Olly Dondokambey.
Gubernur juga mengajak semua alumni yang hadir untuk mengucap syukur, karena masih diberikan kesempatan untuk saling bertatap muka.
“Hari ini atas izin Tuhan Yang Mahakuasa, dalam. suasana penuh sukacita dan kebersamaan, kita semua masih diberikan kemampuan dan kesempatan untuk menghadiri perayaan Natal dan Syukur Tahun Baru sekaligus temu Alumni Universitas Sam Ratulangi Manado,” kata Gubernur Olly.

“Saya sampaikan selamat mensyukuri berkat Natal dan Tahun Baru kepada kita semua, serta selamat berjumpa kepada segenap alumni Unsrat yang saya banggakan. Semoga kegembiraan dan keriangan ini terus senantiasa memperkuat iman dan ikatan persaudaraan Segenap Keluarga Besar Unsrat, yang senantiasa diberkati Tuhan,” kata Gubernur Olly.
Perayaan dan perjumpaan ini, lanjut Gubernur Olly, memiliki makna khusus bagi Universitas Sam Ratulangi. Baik itu pejabat, civitas akademika, maupun para alumni.
“Saya yakin, atmosfer kekeluargaan yang tervisualisasi dalam momentum ini akan lebih memperkuat rasa persatuan, serta terus memotivasi semua untuk terus berkarya demi kemajuan almamater dan daerah Sulawesi Utara,” harap Gubernur Olly.
Di sisi lain, melalui perjuangan, pengorbanan, sukacita, dan prestasi yang kita gapai di tahun 2023, tentunya menjadi sebuah refleksi sekaligus evaluasi bersama, di dalam menghadapi tahun 2024 yang penuh harapan dan tantangan.

“Terlebih, dalam waktu dekat ini, Pemilihan Umum serentak menjadi salah satu agenda penting, di mana peran kita sebagai masyarakat Indonesia, masyarakat yang sadar akan pentingnya demokrasi, sangatlah dibutuhkan.
Karena itu, mari dukung dan sukseskan Pemilu tahun ini dengan bijak, serta terus memperhatikan kondusifitas keamanan dan kerukunan di tengah kehidupan bermasyarakat,” jelas Gubernur Olly.
Di sisi lain, dalam menghadapi tantangan global dewasa ini, Olly mengingatkan untuk terus menjaga kerukunan, keberagaman, dan keharmonisan, sebagai pijakan
yang kokoh demi kebaikan di Provinsi Sulut.
“Saya sangat optimis dengan semangat gotong royong, sebagai perwujudan visi daerah Sulawesi Utara untuk lebih maju dan sejahtera dapat senantiasa terwujud,” tegas Gubernur Olly..
Gubernur juga menjelaskan soal tiga tugas Gereja. Yakin harus bersaksi, bersekutu, dan melayani. “Tidak boleh kalau hanya satu atau dua. Itu tidak betul. Yang betul itu tugas gereja harus tiga,” kata Olly disambut tepuk tangan dan tawa sekitar 3 ribu alumni Unsrat yang memenuhi MCC.(Advertorial Diskominfo Sulut)













