Tomohon,Sulutreview.com – KPU Kota menghadirkan sosok kritis dalam penyelenggaraan pemilu dalam kegiatan Media Gathering Bersama Insan Pers Kota Tomohon pada Rabu, (13/12) di Grand Master Resort.
Karel Nayoan perlu dosen akademisi di salah satu universitas di Sulawesi Utara.
Dalam kesempatan tersebut ia memaparkan soal problematika yang terjadi pada tahapan kampanye, terutama mengenai Money Politik.
Bahkan dalam kesempatan tersebut ia sempat menyinggung profesionalitas para pekerja pers, dalam menyoroti kecenderungan dan cerdas memberi edukasi kepada kelompok masyarakat sebagai peserta pemilu.
ā Seperti pada Pemilu 2019 lalu, praktek-praktek politik uang, kemungkinan masih akan mendominasi di kontestasi pemilu 2024.
Di kota Tomohon mungkin masih ada pemilih yang cenderung bersikap pragmatis, bebernya.
Para politikus utamanya para caleg dan tim suksesnya masih akan melakukan segala cara untuk mendapatkan simpati pemilih.
pers dapat membangun demokrasi, karena pers adalah pilar demokrasi.
Naik turunnya Irama Politik tergantung pada wartawan” tegasnya.













