Jalin Sinergitas, PLN dan Polres Banggai Hadirkan Listrik Aman dan Legal

Polres Banggai dan PLN jalin sinergitas. Foto : ist

Luwuk, Sulutreview.com – Guna memastikan penggunaan listrik aman dan legal, PLN Luwuk berkolaborasi bersama Polres Banggai.

Sinergitas yang penuh semangat itu, dibaremgi dengan edukasi kepada masyarakat dan langkah pencegahan serta perlindungan dari risiko penggunaan listrik ilegal yang berbahaya, melalui suatu terobosan oleh PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Luwuk dengan membentuk Tim Mapalus Penertiban Pemakaian Tenaga Listrik (P2TL).

Poin penting itu, disampaikan General Manager PLN Unit Induk Distribusi Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah dan Gorontalo (UID Suluttenggo), Johanes Avilla Ari Dartomo, bahwa ini merupakan komitmen untuk memberikan edukasi yang komprehensif kepada masyarakat tentang pentingnya listrik yang aman dan legal.

“Melalui tim yang sudah terbentuk ini, kami berharap dapat menciptakan kesadaran yang lebih tinggi dan mendorong pemanfaatan listrik yang cerdas dan bertanggung jawab di masyarakat,” jelas Dartomo.

Pimpinan Apel Mapalus yang karismatik, Asisten Manager Bagian Transaksi Energi Listrik, Agus Setyawan mengatakan, bahwa terobosan ini melibatkan 3 Tim gabungan, yaitu dari 3 Unit Layanan Pelanggan di wilayah kerja PLN UP3 Luwuk.

Tim ini tidak hanya terdiri dari 11 personel PLN yang berdedikasi, tetapi juga mendapat dukungan luar biasa dari 3 personel Polres Banggai, yang mulai dari tanggal 16 hingga 20 Oktober 2023 akan turut bergabung dalam melaksanakan P2TL.

Agus Setyawan menjelaskan, “Kegiatan ini bertujuan melindungi masyarakat dari bahaya penggunaan listrik ilegal, serta merespons keluhan masyarakat terhadap pelanggaran hukum dalam penggunaan listrik yang sebelumnya tak mendapat tindakan hukum. Kami berkomitmen untuk mengurangi kerugian energi listrik yang terbuang sia-sia akibat penggunaan ilegal dan tidak terukur,” ucap Setyawan.

Ditambahkan oleh Manager PLN UP3 Luwuk, Ansar, bahwa Tim Mapalus gabungan dengan Mapalus Ops P2TL tidak hanya menjalankan penindakan, tetapi juga akan memberikan edukasi bagi masyarakat tentang penggunaan listrik yang sesuai aturan. Sebab, pelanggaran penggunaan listrik ilegal dapat berdampak serius karena ada sanksi pidana seperti denda dan penjara yang mengancam, sebagaimana diatur dalam Pasal 51 ayat 3 UU No. 30 tahun 2009 tentang Ketenagalistrikan.

“Kami menghimbau kepada masyarakat untuk tidak menyalahgunakan pemakaian tenaga listrik karena hal tersebut sangat berbahaya. Edukasi adalah salah satu kunci dalam menjaga keamanan dan kenyamanan bersama,” tutur Ansar.

Selalui operasi P2TL, PLN UP3 Luwuk juga mencanangkan Penertiban Pembayaran Rekening Listrik. Dengan tetap gencar memberikan sosialisasi pentingnya membayar listrik tepat waktu kepada para pelanggan. Tujuannya agar terciptanya kesadaran bagi pelanggan untuk dapat membayar tagihan listrik mereka di awal bulan.

Langkah ini menjadi realisasi luar biasa sinergitas dan kolaborasi antara PLN dan Polres Banggai yang berfokus pada keselamatan masyarakat dan penertiban penggunaan listrik. Dalam semangat edukasi dan keamanan, mereka berdiri bersama untuk masyarakat yang lebih baik.(hilda)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.