Tomohon, Sulutreview.com – kurikulum dengan pembelajaran intrakurikuler (tatap muka) yang beragam di mana konten akan lebih optimal agar peserta didik memiliki cukup waktu untuk mendalami konsep dan menguatkan kompetensi.
Kurikulum Merdeka bertujuan untuk memberikan fleksibilitas dan dukungan bagi pendidik dalam bergotong royong menciptakan pembelajaran berkualitas yang sesuai dengan kebutuhan pelajar dan kondisi satuan pendidikan.
ā Inti dari Kurikulum Merdeka adalah Merdeka Belajar, yaitu konsep yang dibuat agar siswa bisa mendalami minat dan bakatnya masing-masing,ā ujar Agustinus Lumi, Selaku Kepala SD GMIM Tondangow
Guru memiliki keleluasaan untuk memilih berbagai perangkat ajar sehingga pembelajaran dapat disesuaikan dengan kebutuhan belajar dan minat peserta didik.
ā Sekolah kami memiliki 94 siswa dan guru sebanyak 9 honorer 5 dan 1 operator sekolah, ā tukasnya.













