Rumagit : Lewat IKM Standar Kompetensi Guru SMAN 1 Romboken Ditingkatkan

Sulutreview.com – Kurikulum dengan pembelajaran intrakurikuler (tatap muka) yang beragam di mana konten akan lebih optimal agar peserta didik memiliki cukup waktu untuk mendalami konsep dan menguatkan kompetensi.

Kurikulum Merdeka bertujuan untuk memberikan fleksibilitas dan dukungan bagi pendidik dalam bergotong royong menciptakan pembelajaran berkualitas yang sesuai dengan kebutuhan pelajar dan kondisi satuan pendidikan.

“ Inti dari Kurikulum Merdeka adalah Merdeka Belajar, yaitu konsep yang dibuat agar siswa bisa mendalami minat dan bakatnya masing-masing,” ujar Sem Roly Rumagit kepada Sulutreview, Rabu,(15/11).

Guru memiliki keleluasaan untuk memilih berbagai perangkat ajar sehingga pembelajaran dapat disesuaikan dengan kebutuhan belajar dan minat peserta didik.

“ Sekolah kami berkomitmen untuk peningkatan karakter siswa-siswi berdasarkan Profil Pelajar Pancasila, lewat kegiatan praktikum, ” sebutnya.

Saat ini pelaksanaan IKM mulai hari kelas 10 dan 11, sementara disini secara keseluruhan ada 494 siswa, untuk guru sekolah memiliki 1 guru penggerak dan 1 koordinator guru penggerak.

Disinggung soal faktor- faktor apa saja yang mempengaruhi implementasi kurikulum, ia menjawab

“ faktor yang mempengaruhi implementasi kurikulum kreativitas, kecakapan, kesungguhan, dan ketekunan guru, ” pungkasnya mengakhiri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.