Entiman Desak Kejati Sulut Proses Kasus Dana Disabilitas Pemkab Talaud

Pemberian Manumbalang saat melakukan aksi demo di Kejati Sulut beberapa waktu lalu. Foto : istimewa

Manado, Sulutreview.com – Kasus dugaan penyelewengan dana disabilitas di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Talaud telah dilaporkan di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulut sejak September 2023 lalu, namun sampai saat ini, belum ada progres tindak lanjutnya.

Nelson Entiman SH, selaku Pengacara Pemberian Manumbalang SH yang melaporkan kasus ini ke Pemprov dan Kejati Sulut medio September lalu, mendesak Kejati Sulut untuk segera memproses laporan tersebut.

Desakan ini sebagai tindak lanjut dari aksi Manumbalang yang menyampaikan aspirasi dan tuntutannya di Lobi Kantor Gubernur Sulut, Kota Manado, Senin (25/9/2023) lalu.

Menurut Entiman, pelapor Manumbalang dan istrinya yang merupakan penyandang disabilitas di Talaud, mengaku tak pernah menerima bantuan dari Dinas Sosial Kabupaten Kepulauan Talaud.

Ia menyebut malahan yang bukan penyandang disabilitas mendapatkan bantuan.

“Ini terkait dengan dana bantuan sosial kan terhadap kaum disabilitas. Semestinya ini harus diproses tapi sampai hari ini kami belum bisa menerima informasi yang pasti dan jelas tentang laporan itu karena itu pun kami dari pelapor juga kami kecewa,” ungkap Nelson Senin (23/10/2023).

Menurut Nelson laporan tersebut harus segera diproses secepat mungkin sebab bukan perihal kepentingan pribadi.

“Dan ini bukan hanya kepentingan individu, ini kepentingan masyarakat dalam hal penegakan hukum, terutama di penegakan korupsi di Pemerintah Kabupaten Talaud. Saya kira itu yang menjadi harapan kita,” sebutnya.

Nelson mengatakan pemrosesan laporan tersebut terkesan lambat.

“Kejati seperti lamban dalam proses tindakan lanjut dari laporan ini. Sejatinya penegakan hukum itu harus dilakukan tanpa harus didesak dan diingatkan,” tandasnya.

Nelson menegaskan, jika Kejati Sulut terus mengulur waktu dalam proses laporan tersebut, maka pihaknya akan melakukan gelombang protes dalam skala yang lebih besar.

“Kalau Kejati terus memperlakukan seperti ini, kami akan buat gelombang baru untuk buat gerakan agar kasus ini dapat diproses,” tegasnya.

Diketahui sebelumnya Pemberian Manumbalang didampingi istri dan anaknya, melakukan aksi demo damai sekaligus menyerahkan berkas dugaan korupsi dana disabilitas Pemkab Talaud di Kantor Gubernur Sulut yang diterima Kepala Badan Kesbangpol Sulut Ferry Sangian.

Dari data yang diperoleh, Dinas Sosial Kabupaten Kepulauan Talaud telah dua kali mencairkan uang program bantuan terhadap penyandang disabilitas.

Pertama pada tanggal 2 April 2023 berdasarkan nomor Register SP2D17.06/04.0/000020/LS 1.06.0.00.0.00.01.0000/P.02/4/2023 sebesar Rp500.000.000 dan kedua p tanggal 3 April 2023 dengan nomor 17.06/04.0/000022/LS/1.06.0.00.0.00.01.0000/ P.03/4/2023. Register SP2D sebesar Rp315.000.000.(srv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.