Dihadiri Bupati James Sumendap, HUT Desa Wiau ke-134 Sukses Digelar

Bupati James Sumendap saat membawakan sambutan (Foto: Tommy Polandos)

Mitra, Sulutreview – Syukur Hari Ulang Tahun (HUT) ke-134 Desa Wiau Kecamatan Pusomaen Minahasa Tenggara (Mitra) Sukses Digelar, Minggu (24/09/2023).

Ibadah syukur dipimpin oleh Pendeta Albert Tompunu Mth, mengambil bacaan dalam kitab Masmur 44 :1-9.

Dalam khotbahnya Pendeta mengatakan bahwa Desa Wiau di usia ke-134 adalah salah satu desa yang penuh damai di Kabupaten Minahasa Tenggara dan luar biasa karya Tuhan di masa lalu hingga saat ini.

“Kesan saya damainya kampung ini dan ini adalah karya Allah bagi kita di tempat ini. Bersyukur meskipun jauh dari kota, namun penuh dengan hasil pertanian,” ujar dia

Sesuai kebenaran firman Tuhan sebut Pendeta, karya selamat sudah kita rasakan karena tangan Tuhan maka kita memperoleh kemenangan.

“Orang bisa menang karena kekuatan sendiri bisa tapi apa artinya tanpa Tuhan karena hanya akan sia-sia. Mengucap syukur kepada Allah sebab tangan Tuhan sehingga kita menang di dalam Kristus,” tukasnya.

Bupati James Sumendap saat membawa sambutan berpesan kepada masyarakat di momentum HUT ke-134, semakin maju, dan masyarakat tetap menjaga persatuan dan kesatuan.

“Luar biasa di usia 134 Tahun Desa Wiau semakin berkembang. Pesan saya, anak-anak tetap bersekolah,” ujar James Sumendap.

Dengan kemajuan pembangunan di Kabupaten Minahasa Tenggara, Ia juga menambahkan bahwa masyarakat harus bersyukur karena keberadaan pemerintah selalu ada untuk masyarakat.

“Atas nama pemerintah saya ucapkan Selamat Hari Ulang Tahun ke-134 untuk Desa Wiau, semoga semakin maju dan berkembang kedepan,” tukasnya.

Calvin Pananginan selaku ketua panitia mewakili Hukum Tua Lyke Mawati mengatakan bahwa pelaksanaan HUT Desa ke-134 bisa digapai selaku masyarakat bersyukur, dengan semangat kebersamaan.

“Kerinduan kami sebagai masyarakat dalam memeriahkan HUT desa di Tahun 2023 ini, dengan penuh kerendahan hati kami menyambut dengan ucapan syukur atas kasih Tuhan yang melimpah dalam kehidupan selaku orang percaya,” ujar Pananginan.

Kata dia, ada beberapa kegiatan yang telah dilaksanakan yang diawali dengan rapat bersama panitia melibatkan masyarakat, kegiatan jalan sehat dan siarah.

“HUT Desa Wiau tepatnya pada 19 September kemarin. syukuran kali ini digelar pada hari Minggu agar bisa bersama -sama dengan masyarakat yang berada diluar desa yang pulang kampung halaman,” jelasnya.

Adapun tujuan juga dilaksanakan kegiatan syukur adalah untuk mempersatukan masyarakat yang ada di desa wiau dalam kebersamaan.

“Apresiasi juga kami berikan kepada mantan-mantan Hukum Tua atas dedikasinya. Untuk hal ini, kami telah memberikan juga cenderamata,” tukasnya.

Turut hadir, Anggota DPRD Sophia Antou, Vanda Rantung, Caleg DPRD Provinsi Pricylia Rondo dan Remly Kandoli, Camat Pusomaen Yontje Wahongan, Mahasiswa KKT Angkatan 136 di Desa Wiau, Tokoh masyarakat, Tokoh Agama, Perangkat Desa, BPD dan Masyarakat. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.