Jakarta, Sulutreview.com – Kabar duka datang dari mantan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Theodorus Fransisco Toemion atau yang lebih dikenal dengan panggilan Theo Toemion, yang berpulang pada Jumat Jumat (15/09/2023).
Sebagai putra daerah asal Sulawesi Utara (Sulut), almarhum meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, kerabat dan kolega, termasuk Gubernur Provinsi Sulut Olly Dondokambey yang melayat ke rumah duka.
Jenazah Theo F Toemion, disemayamkan di Rumah Duka dan Kremasi Tabitha Ukrida, Alamat Jl Arjuna Utara Nomor 6, Duri Kepa Kecamatan Kebun Jeruk, Jakarta Barat.
Olly yang tiba pada pukul 23.00 WIB tersebut, diterima istri dan anak almarhum,
menyatakan turut kehilangan almarhum Toemion.
“Kami merasa sangat kehilangan. Karena Theo Toemion adalah salah satu putera terbaik asal Sulut,” kata Gubernur Olly.
Sebagai gubernur dan atas nama masyarakat Sulut, Olly menyampaikan turut berdukacita yang sedalam-dalamnya kepada keluarga yang ditinggalkan.
“Tuhan kiranya memberikan kekuatan dan penghiburan bagi keluarga,” ungkap Gubernur Olly kepada keluarga almarhum.
Tak hanya warga Sulut yang kehilangan, keluarga besa BKPM juga ikut kehilangan atas berpulangnya mantan Kepala BKPM
dan pakar valas putra Kawanua.
Menurut rencana, almarhum Theo F Toemion akan dikebumikan pada hari Minggu (17/9/2023).
Berdasarkan informasi, almarhum pernah mengenyam pendidikan :
- Seminarium Xaveriana Kakaskasen, tidak selesai – 1975, lulus SMA Rex Mundi, Manado – 1977-1980, Pendidikan Ahli Administrasi dan Keuangan Bank (LPPI, LM-FEUI, SGV Utomo)
Pekerjaan :
- 1975-1980, karyawan Bank Indonesia (BI) di bagian Pengawasan
- 1980-1985, Bank Indonesia, London
- 1985-1987, Chief Dealer BI Jakarta
- 1987, Broker pasar uang di Singapura
- 1992, Broker pasar uang di London
- 1992, Vice President Panin Investmen Department, Jakarta
- 1994-1995, Presiden Direktur Jaya Forex Utama
- 1996-1997, TFT Advisory
- 1997- kini, memimpin jurnal Speednews
- 1999-2001, anggota DPR komisi IX
- 2001- Kepala BKPM
(eda)













