Lindungi Pekerja Informal, BPJamsostek Kampanyekan Program Sertakan

BPJamsostek kampanye program Sertakan. Foto : istimewa

Manado, Sulutreview.com – BPJS Ketenagakerjaan yang familiar disebut BPJamsostek Cabang Sulawesi Utara (Sulut), mengampanyekan program perlindungan tenaga kerja informal “Sejahterakan Pekerja Sekitar Anda” (Sertakan), Rabu (13/9/2023).

Program Sertakan merupakan program perlindungan kepada pekerja informal disekitar dari peserta, dalam hal ini pekerja disekitar bisa didaftarkan dalam manfaat program Jaminan Kecelakaan Kerja, Jaminan Kematian dan Jaminan Hari Tua dari BPJS Ketenagakerjaan.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Sulawesi Utara Sunardy Syahid menyampaikan program ini sebenarnya merupakan gerakan nasional yang dimulai dari bulan September tahun lalu, dan selalu kita kampanyekan kepada seluruh stake holder dan juga perusahan.

Program ini yang sudah berjalan dari tahun lalu ini sudah diikuti oleh beberapa perusahan dan juga pemerintah kabupaten/kota. Yang kami angkat dari program ini adalah kepedulian kita kepada pekerja disekitar kita seperti tukang ojek, asisten rumah tangga tukang kebun, penjual eceran dan lainnya.

“Untuk memberikan perlidungan kepada pekerja sekitar, caranya sangat mudah. Kita bisa daftarkan melalui aplikasi JMO, disitu ada menu daftar BPU, bisa dimasukan 2 macam jenis pekerjaan, dan pembayarannya pun bisa autodebet, jadi tidak takut kalau lupa bayar iuran tiap bulannya,” ungkap Sunardy.

Ia menghimbau kepada perusahaan yang ada di Sulut, untuk menerapkan program tersebut, karena masih banyak pekerja di sekitar yang belum punya perlindungan saat mereka bekerja.

“Contohnya tukang parkir, di depan kantor perusahan pasti ada tukang parkir yang selalu berjaga dan mereka ini juga punya resiko dalam pekerjaannya,” ucap Sunardy.

Melalui program Sertakan, para pekerja yang ada di sekitar bisa mendapatkan perlindungan dalam bekerja.

“Program Sertakan ini, seperti filosofi dari Dr. Sam Ratulangi, yakni Sitou Timou Tumou Tou yang artinya manusia hidup untuk memanusiakan manusia lain,” tutur Sunardy.(hilda)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *