Minut, Sulutreview.com – Totalitas Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), Olly Dondokambey untuk membangun dan meningkatkan sumber daya manusia (SDM) dan pendidikan, mendapat apresiasi dari Wuhu Institute of Technology di China.
Apresiasi tersebut dilakukan dengan memberi gelar profesor kepada Gubernur Olly saat melakukan lawatan ke China pada Sabtu (06/05/2023).
Olly menyampaikan kabar gembira tersebut, dalam bentuk testimoni, saat menyampaikan sambutan kepada jemaat di tengah suasana ibadah syukur pentahbisan dan peresmian pastori 3 GMIM Moria Kolongan, Kamis (18/05/2023).
Ia mengucapkan terima kasih, karena mendapatkan gelar profesor dari Wuhu Institute. Hal itu, tak lepas dari peran Provinsi Sulut dalam mendorong dan meningkatkan SDM dan pendidikan di Provinsi Sulut.
“Saya tidak menyangka mendapatkan gelar profesor. Padahal saya bukan orang China, tetapi Wuhu Institute of Technology melihat Provinsi Sulut sangat berkomitmen di dalam membangun SDM,” ungkapnya.
Masih berkaitan dengan gelar profesor yang diterimanya, bahwa sebelum Covid-19, Sulut sempat mengirim sejumlah pelajar untuk belajar di China. Jumlahnya, hampir 200 orang.
“Setelah Covid-19, kembali kita mengirim lagi 10 orang yang mendapat beasiswa belajar di Wuhu Institute of Technology. Mereka melihat konsistensi kita,” pungkas Gubernur.
Diketahui, pemberian gelar bersamaan dengan lawatan Gubernur Olly ke negeri tirai bambu, dengan membahas sejumlah kerja sama.
Gubernur Olly dinilai tepat untuk menerima penghargaan, atas dukungan dan bantuan dalam program pembinaan pelajar internasional, yakni atas komitmen PT Conch International, yang telah berdiri di Sulut sejak 2019, yang menjalin kerja sama dengan Wuhu Institute of Technology.
Keterangan tersebut dijelaskan secara rinci yang dituangkan dalam surat undangan PT Conch International kepada Gubernur Olly.
Selain itu, Gubernur Olly juga menjalin kerja sama di sektor pariwisata, perdagangan dan pendidikan bersama Pemerintah Tiongkok.
PT Conch memberikan apresiasi, atas dukungan Gubernur Olly secara langsung dalam seleksi calon mahasiswa, yakni dengan membuat kelas pelatihan bakat internasional tahap pertama, yang telah menghasilkan sejumlah lulusan mahasiswa.
Para lulusan itu disebutkan telah dipekerjakan oleh PT Conch North Sulawesi Cement di Sulut.(hilda)
)













