Serentak di Sulut, Beli Solar Subsidi Cukup Pakai QR Code

Pakai QR Code beli solar subsidi jadi lebih mudah. Foto : ist

Manado, Sulutreview.com – Pembelian Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar subsidi menggunakan QR Code secara serentak mulai diberlakukan di 78 kota dan kabupaten di Indonesia termasuk juga di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) dan Sulteng.

Program penerapan pembelian BBM Subsidi menggunakan QR Code, sebelumnya telah diberlakukan di 193 kota dan kabupaten di Indonesia hingga 6 Februari 2023 dan
total per Selasa (21/2/2023) telah berlaku di 271 kota/kabupaten di Indonesia.

Khusus untuk peresmian pemberlakuan secara serentak penggunaan QR Code dilaksanakan di SPBU Politeknik, Kota Manado, pada Selasa (21/2/2023).

Hingga saat ini jumlah pendaftar subsidi tepat di wilayah Sulut sudah mencapai 33.544 dimana 10.580 di antaranya adalah pengguna kendaraan BBM Solar.

“Angka ini diharapkan dapat terus bertambah hingga seluruh pengguna BBM Solar subsidi dapat dinikmati oleh yang berhak,” ungkap Area Manager Communication Relation & CSR PT Pertamina Patra Niaga Sulawesi, Fahrougi Andriani Sumampouw.

Keberhasilan dari program ini, sebutnya, tidak luput dari dukungan Pemda dan elemen organisasi yang berhak menerima subsidi.

“Kami betul-betul berterima kasih atas dukungan seluruh elemen organisasi termasuk pemda atas keterlibatannya untuk mendukung subsidi tepat ini agar lebih tepat sasaran”, ujarnya.

Pemberlakuan pembelian solar bersubsidi, turut dihadiri oleh pihak pemerintah Provinsi Sulut yang diwakili pelaksana tugas Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), June Silangen.

Ia mengatakan bahwa Pemerintah Provinsi Sulut, pada prinsipnya mendukung program tersebut, dengan mengedepankan sinergitas dan kolaborasi. Yakni antara pemerintah provinsi dan pemerintah kota.

“Karena ini juga berdampak terhadap bagi hasil pajak daerah khususnya pajak bahan bakar, sehingga kita akan berkolaborasi dengan pemerintah daerah khususnya kabupaten dan kota untuk sosialisasi kegiatan dari Pertamina sehingga masyarakat bisa lebih cepat dalam melakukan pengisian solar di Pertamina dengan mudah,” ungkapnya.

Sejumlah elemen organisasi yang hadir, yakni Ketua ALFI Sulut, Sam Panaie, turut memberikan tanggapan mengenai dampak positif dari program ini. “Apa yang diprogramkan Pertamina sangat membantu karena dapat menghilangkan mafia-mafia minyak. Antrian-antrian Panjang SPBU mulai beberapa minggu kemarin setelah sosialisasi ini yang kami lihat sudah tidak ada lagi, maka pendistribusian solar yang ada di Sulawesi Utara menjadi lebih aman,” tukasnya.

Kapolda Sulut, Irjen Pol Setyo Budiyanto, mengajak seluruh masyarakat Sulut agar mendaftarkan kendaraan roda empatnya melalui website subsiditepat.mypertamina.id atau datang langsung ke SPBU.

“Mari wujudkan implementasi BBM Subsidi dapat tepat sasaran kepada yang berhak, agar masyarakat Sulawesi Utara makin sejahtera”, ujarnya.(srv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.