Bitung, Sulutreview.com– Pihak Perumda (Perusahaan Umum Daerah) Air Minum Kota Bitung dibawah pimpinan Direktur yang baru Alfred Salindeho SE M.SI langsung melakukan Gercep (Gerakan Cepat) untuk melakukan inovasi dan pembenahan untuk menjadikan Management Perumda Air Minum kian maksimal dan terarah dalam hal administrasi maupun sistem service exellent.
Buktinya, setelah dipercayakan Kepala Pemegang Saham yaitu Wali Kota Ir Maurits Mantiri MM, untuk memimpin Perumda Air Minum Bitung, membuat Direktur Alfred Salindeho SE M.SI langsung tancap gas, menambal setiap lubang yang masih menjadi benang kusut di Perumda Air Minum Bitung yang salah satunya, untuk membenahi pelayanan kepada setiap pelanggan, apalagi yang mengajukan sambungan baru dan memperbaiki setiap keluhan yang ada di lapangan termasuk memasang air bersih pada program MBR (Masyarakat Berpenghasilan Rendah) yang ada di wilayah Kecamatan Madidir tepatnya di Kelurahan Wangurer Utara.
Terpantau Direktur PDAM didampingi jajaran Staff Khusus Wali Kota dan Wakil Walikota Basmi Said SE M.SI dan Tim Percepatan Mr Kurnia serta jajaran pejabat Perumda Air Minum turun langsung ke lokasi di wilayah Wangurer Utara, untuk mengecek akan keluhan warga disana yang awalnya sudah memiliki meter namun air belum ada yang sebelumnya pihak layanan keluhan Perumda Air Minum sudah memperbaikinya dengan memasang air bersih.
Alfred Salindeho pun terlihat langsung memutar keran dan langsung terlihat air langsung mengalir kencang. “Ini sudah jalan airnya ya, mohon pelanggan dapat menggunakan air bersih ini dengan sebaik-baiknya,” kata Direktur Kampus STBM (Sekolah Tinggi Bisnis Manajemen) di Kota Bitung ini.
Basmi Said pun, saat melihat air sudah jalan langsung menanyakan kepada Direktur berapa meter yang sudah terpasang dan sudah jalan airnya. Dengan cepat Direktur Alfred Salindeho SE M.SI langsung menjawabnya bahw untuk saat ini ada 40-an meter yang sudah terpasang yang akan semuanya akan dijalankan air bersih.
Alfred Salindeho mengatakan bahwa ada tiga problem dalam proyek MBR ini. Yaitu pertama ada meter terpasang namun air tidak jalan. Kedua Air Jalan namun tidak ada rekening dan ketiga meter terpasang air tidak jalan, Tidak ada rekening dan tidak terpasang meter namun di data ada terpasang.
“Hal inilah yang akan kami segera mengatasinya salah satunya di wilayah Wangurer Utara dan akan berlanjut ke tempat lainya,” ujar Sir Ape sapaan akrabnya.
Menurutnya aksi turun lapangan ini, dalam rangka untuk mengatasi masalah MBR dan memastikan semua yang terpasang meter dialiri air hingga didataran tinggi seperti Wangurer Utara khususnya dikompleks tanah gusur.
Sementara itu, Staff Khusus Wali Kota
Basmi Said SE M.SI sangat mengapresiasi atas kinerja Perumda Air Minum, karena air sudah mengalir hingga diwilayah ketinggian.
Menariknya saat semua meter telah dialiri air bersih, membuat masyarakat di Wangurer Utara mengucapkan terima kasih sejumlah warga, karena setelah lama air tidak jalan meski ada meter, tapi sekarang sudah jalan baik.(zet)













