Langowan, Sulutreview.com – Safari Natal wilayah Langowan Raya dirangkaikan dengan ibadah syukur hari ulang tahun (HUT) Jemaat GMIM Imanuel Sumarayar ke-92, Kamis (01/12/22).
Bupati Dr Ir Royke Octavian Roring MSi (ROR) mengatakan Natal adalah momentum mewartakan berita sukacita dan kabar baik.
“Berita sukacita ini juga menjadi kabar baik bagi kita semua. Pemerintah Kabupaten Minahasa menyambut dan merayakan Natal Yesus Kristus, serta memaknai kelahiran Sang Juru Selamat yang menjadi bagian penting keimanan umat kristiani,” ujar Bupati ROR.
Perayaan Natal Pemkab Minahasa yang dirangkaikan dengan perayaan dan HUT ke-92 Jemaat GMIM Imanuel Sumarayar, menjadi awal Safari Natal Pemkab Minahasa tahun 2022.
Penyelengaraan Safari Natal Pemkab Minahasa yang dilaksanakan setiap tahun ini, melibatkan pemangku kepentingan dan masyarakat.
Menurutnya, Natal merupakan komitmen kepedulian dan empati untuk saling menyapa, membangun tali kasih, serta saling berbagi antara satu dengan yang lain.
“Oleh karena itu, melalui pelaksanaan Safari Natal ini, kita semua bertekad untuk membangun silaturahmi di antara kita, yang akan berdampak pada kualitas kehidupan masyarakat di Kabupaten Minahasa. Hal ini, membuktikan bahwa pemerintah daerah hadir di tengah masyarakat-nya,” katanya.
“Marilah kita merayakan Natal dengan ucapan syukur dan penuh sukacita, walaupun memang ada keterbatasan tertentu, sebagai konsekuensi dari kewaspadaan kita semua berkaitan dengan Pandemi Covid-19,” sambung ROR.
ROR juga menyampaikan atas nama Pemkab Minahasa, pribadi, keluarga Roring-Lumanauw, Wakil Bupati Dr (Hc) Robby Dondokambey SSi MM, keluarga Dondokambey-Lengkong, mengucapkan selamat menyambut Natal Yesus Kristus 25 Desember 2022 dan tahun baru 1 Januari 2023.
“Selamat merayakan Hut ke-92 Jemaat GMIM Imanuel Sumarayar. Tuhan kiranya mengiringi pelayanan jemaat untuk kemuliaan dan hormat bagi nama Tuhan,” ucapnya.
Natal, sebutnya, adalah momen spiritual bagi umat kristiani merayakan kelahiran Yesus Kristus, yang kelahirannya menggambarkan kasih Allah bagi umat manusia. Bahwa kelahiran Sang juru selamat, memberi kepastian bahwa manusia akan ditebus dan diselamatkan dari dosa, serta kesalahannya.
Solidaritas kasih Allah ini, kata ROR, tentu harus dipahami dan dimaknai secara sungguh-sungguh oleh umat Kristiani, sebagai bagian penting dari proses keselamatan yang kekal. Yang dijanjikan Tuhan bagi semua umat percaya.
Perayaan Natal menjadi momentum penting bagi semua umat kristiani. Untuk mengintrospkesi diri, sekaligus memperbaiki diri agar berkenan kepada Tuhan, tetapi juga berkenan dan menjadi berkat bagi sesama.
“Hal ini menjadi cermin bagi kita semua di jajaran Pemkab Minahasa, untuk menilai sejauh mana kinerja dan pelayanan yang menjadi tanggungjawab kita telah dilaksanakan dengan baik. Kesederhanaan kelahiran Sang Putera Natal, tetapi dalam balutan kedamaian, sukacita dan ketulusan, menjadi benang merah bagi kita untuk memberi pelayanan yang terbaik bagi masyarakat,” pungkasnya.
Tampak hadir dalam Safari Natal ini, Sekretaris Daerah (Sekda) Frits Muntu SSos, Forkopimda dan jajaran Pemkab Minahasa, serta jemaat GMIM se-Langowan Raya.(engel)













