Perluas Ekspor, Gubernur Olly Raih Penghargaan Primaniyarta dari Presiden Jokowi

Gubernur Sulut Olly Dondokambey menerima penghargaan Primaniyarta. Foto : ist

Jakarta, Sulutreview.com – Berbagai langkah strategis dan terobosan yang dilakukan Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur (wagub) Steven OE Kandouw berhasil meningkatkan perekonomian daerah.

Bidang ekspor perikanan dan pertanian, dalam kurun waktu 5 tahun terakhir ini, mendapat perhatian dari Presiden Joko Widodo.

Atas langkah dan upaya dari Gubernur Olly tersebut, Presiden Joko Widodo menganugerahkan penghargaan Primaniyarta tahun 2022 sebagai kepala daerah terbaik pendukung Ekspor.
 
Gubernur Olly berhasil meraih penghargaan Primaniyarta 2022, sebagai kepala daerah terbaik pendukung ekspor di Indonesia.

Penghargaan diberikan pada momen Pembukaan Trade Expo Indonesia (TEI) ke-37 dirangkaikan dengan Pemberian Penghargaan Primaniyarta 2022. Di Hall Nusantara 1 dan 1, Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD City, Tangerang, Banten, Rabu (19/10/2022).

Penghargaan ini diberikan atas peran Gubernur Olly Dondokambey mewujudkan Direct Call Eskpor Hasil Perikanan Rute Penerbangan Manado-Jepang.

Ekspor langsung ke Jepang pertama kali diluncurkan pada 23 September 2019 yang rutin dilakukan setiap pekan.

Sejak pertama kali diluncurkan sampai dengan 16 Juni 2021 tercatat volume sebesar 599,7 Ton dengan devisa yang diperoleh mencapai USD 5.155.536,65.

Komoditas yang diangkut berupa ikan tuna dan rempah-rempah yang berasal dari beberapa daerah diantaranya Jakarta, Gorontalo, Maluku dan Makassar.

Terealisasinya direct call ekspor ini merupakan keberhasilan sinergi dan kolaborasi dengan berbagai instansi antara lain Pemerintah Daerah Sulut, Instansi vertikal di daerah, BUMN, asosiasi dan para pengusaha ekspor.

Sempat terhenti sejenak Direct Call Ekspor ke Jepang kembali dibuka, Rabu (02/02/2022). Pemerintah juga menerapkan kebijakan subsidi jika kargo di bawah 20 ton.

Direct Call ekspor yang telah berlangsung pada hari Rabu malam tersebut merupakan kegiatan pelepasan ekspor yang perdana pada tahun 2022 ini setelah vakum beberapa bulan, tepatnya direct call ekspor terakhir dilaksanakan pada Bulan November tahun 2021.(Advertorial Diskominfo Sulut)


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *