Bitung, Sulutreview.com- Kota Bitung nampaknya sudah layak dijuluki Kota Darurat Kriminal. Betapa tidak, kasus kekerasan yang menyebabkan terjadinya pembunuhan di bulan September ini, kian terus terjadi sehingga menjadi momok di Kota Digital Bitung saat ini.
Setelah pembunuhan yang terjadi di dalam rumah di Kelurahan Girian Weru 1, serta di wilayah Patung Kuda Manembo-nembo atas penyerangan panah wayer dan senjata tajam mengakibatkan seorang luka parah.
Kali ini, kejadian pembunuhan kembali lagi menggemparkan warga Kota Bitung yaitu di Kelurahan Girian Bawah Kecamatan Girian Sulawesi Utara Selasa (14/09/2022).
Dimana seorang lelaki bernama Sahrul Antula harus menemui sang khalik, karena tewas ditikam oleh seorang pemuda inisial RL.
Kisahnya begini, pada hari Senin, 13 September 2022. Jam 10.30 WITA Pelaku RL bersama adiknya perempuan inisial KWL menuju pasar Girian hendak mencari HP adik pelaku, yang hilang dan bertemu dengan korban Sahrul Antula bersama teman-temannya.
Pelaku melihat korban sementara duduk-duduk di dalam pasar girian komplex pasar cabo (pakaian bekas) selajutnya pelaku menyuruh adiknya perempuan KWL untuk bertanya kepada teman korban, apakah ada yang melihat HP adik korban yang hilang?
Namun teman-teman korban mengatakan tidak tahu, mendengar keterangan tersebut selanjutnya pelaku minta permisi mau pulang kepada korban dan teman-temannya.
Pada saat pelaku dan adiknya berjalan pulang, tiba-tiba korban mengiintai pelaku dari belakang dengan mengikutinya. Dan pelaku melihat, korban hendak mencabut sesuatu dalam pinggang korban. Melihat gerak gerik pelaku yang mencurigakan. membuat pelaku marasa curiga bahwa korban akan menikam pelaku. Sehingga pelaku langsung mencabut pisau badik yang sudah pelaku bawa dari rumah yang diselibkan ke pinggang dan langsung menikam ke arah dada kanan korban sebanyak satu kali.
Setelah melakukan penikaman kepada korban, pelaku langsung melarikan diri. Korban saat itu langsung di larikan ke Rumah Sakit Manembo-nembo Bitung oleh rekan-rekannya bersama keluarga, setelah sampai di Rumah Sakit Korban langsung di lakukan perawatan oleh tim medis namun naas pada Jam 00.45 WITA korban menghembuskan nafas terahir meninggal dunia karna mengalami pendarahan yang sangat banyak, akibat terkena tikaman yang melukai bagian dada kanan korban.
Akibat dari penganiayaan tersebut, korban Sahrul Antula meninggal dunia dan keluarga korban melaporkan kejadian tersebut ke Polres Kota Bitung untuk di proses sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Beruntung pihak Polres Bitung sangat sigap dan cepat mengungkap kejadian ini dan langsung bergerak melacak keberadaan pelaku.
Sehinggal tidak berselang lama, lewat kerja kolaborasi antara Tim Resmob Polsek Matuari kolaborasi dengan Tim II Resmob Polres Bitung melakukan penangkapan terhadap Pelaku Tindak Pidana Penganiayaan yang mengakibatkan korban Sahrul Antula meninggal dunia.
Dimana sekira pukul 00:30 WITA Selasa 12 September 2022 pelaku langsung diamankan, di wilayah Kecamatan Girian tanpa berkutik dan langsung diamankan di Polres Bitung.
Kapolres Bitung AKBP Alam Kusuma S. Irawan SIK SH MH melalui Kasat Reskrim AKP Marselus Y Amboro SIK membenarkan akan adanya kasus tersebut.
“Ya benar tim kami sudah mengamankan pelaku pembunuhan di Girian Bawah dan saat ini masih dalam pemeriksaan secara intensif,” pungkasnya.(zet)













