HUT ke-60 Pdt Honny Supit Sirapanji, Berkarya untuk Kemuliaan Tuhan

Suasana HUT Pdt Honny berlangsung meriah. Foto : Hilda

Manado, Sulutreview.com – Momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-60 tahun Gembala Sidang Gereja Bethel Indonesia (GBI) Menorah Manado, Pdt Honny Supit Sirapanji MTh menjadi catatan perjalanan iman dan bukti nyata pemeliharaan Tuhan.

Bagi Pdt Honny, peringatan HUT ke-60, yang dibarengi dengan 30 tahun pelayanan di ladang Tuhan, merupakan berkat dan anugerah terindah dari Tuhan. Sehingga layak disambut dengan ungkapan syukur.

“Siapakah aku ini, ya Tuhan ALLAH, dan siapakah keluargaku, sehingga Engkau membawa aku sampai sedemikian ini,” kata Pdt Honny mengutip firman Tuhan dari 2 Samuel 7:18b, di tengah suasana sukacita, Senin (22/08/2022).

Setengah dari kehidupannya, sebut Pdt Honny, telah didedikasikan untuk Tuhan. Hal itu diawali dari pertobatan di tanah Toraja pada tahun 1992 silam.

“Puji Tuhan, setengah dari perjalanan kehidupan saya ada di dalam pelayanan,” tukasnya.

Dalam penggembalaan jemaat, Pdt Honny berharap adanya kesatuan hati dan pertumbuhan iman yang terus terbangun. Terlebih di tengah pandemi Covid-19.

“Menjadi gembala di tengah situasi pandemi Covid-19 merupakan tantangan tersendiri dalam pelayanan. Karena pada waktu itu, ibadah dilaksanakan melalui zoom. Tetapi dengan kekuatan yang diberikan Tuhan, maka semua kesulitan dapat terlewati,” tandasnya.

Sukacita HUT diawali dengan ibadah oleh Pastor Donald G Leavel dari Texas Amerika Serikat, yang dialih bahasakan oleh Pdt Hizkia R Ticoalu.

Pastor Donald menyampaikan bahwa usia 60 tahun bagi Pdt Honny merupakan penggenapan janji Tuhan.

“Barangsiapa percaya kepada Tuhan, maka Tuhan akan menggenapi janjiNya. Pdt Honny telah ditanam di bait Tuhan. Bersukacitalah atas apa yang dilakukan Tuhan,” ungkapnya dengan membaca firman Tuhan dari Mazmur 92:12-14.

“Orang benar akan bertunas seperti pohon korma, akan tumbuh subur seperti pohon aras di Libanon; mereka yang ditanam di bait TUHAN akan bertunas di pelataran Allah kita. Pada masa tua pun mereka masih berbuah, menjadi gemuk dan segar,”.

“Tetaplah berkarya di usia yang Tuhan tambahkan. Beritakanlah firman Tuhan,” imbuhnya.

Pada kesempatan itu, Walikota Manado Andrei Angouw yang didampingi Ny Irene Angouw-Pinontoan, turut hadir dan secara special menyampaikan ucapan HUT.

Menurutnya, usia 60 tahun adalah awal perjalanan hidup seseorang. “Ada pepatah yang mengatakan life begin on 40.Tetapi kepada Pdt Honny saya katakan life begin on 60,” sebutnya.

“Selamat ulang tahun Pak Honny. Selama Tuhan berikan kesempatan tetaplah berkarya dan kabarkanlah Injil. Tuhan Yesus selalu menjaga dan melindungi,” tukasnya.

Angouw yang fasih berbahasa Inggris, menyampaikan tentang falsafah hidup bangsa Indonesia, yakni Pancasila atau five principles.

Dia menyampaikan secara khusus kepada Pastor Donald dan tim, khususnya bertepatan dengan HUT ke-77 Republik Indonesia.

“Terima kasih kepada seluruh hamba Tuhan yang telah menjadi bagian dari pengamalan Pancasila. Sehingga bangsa kita bisa sampai di titik ini,” kata Angouw.

Turut hadir dalam suasana sukacita, Ketua Badan Kerja sama Antar Umat Beragama (BKSAUA) Kota Manado, Pdt Yudi Tunari MTheol dan jajaran pengurus, Prof Dr. Paula Runtuwene, MSi DEA, para hamba Tuhan di lingkup GBI dan jemaat.

Pada saat ibadah, ditayangkan rekam jejak pelayanam Pdt Honny melalui slide video. Diikuti dengan pesan dan kesan para hamba Tuhan.

Puncak HUT ditutup Pdt Honny dengan meniup lilin bersama istri Pdt Lenny Jirajaya dan anak-anak, menantu serta cucu-cucu. Berikut hamba-hamba Tuhan dan pelayan GBI Menorah.(hilda)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *