Manado, Sulutreview.com – Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Utara H Praseno Hadi, yang mewakili Gubernur Sulut olly Dondokambey, secara resmi melepas keberangkatan Jemaah Calon Haji (JCH) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Kelompok Terbang (Kloter) 6 Embarkasi Balikpapan Tahun 1443 H/2022 M di Gedung Serba Guna Wisma Haji Tuminting Manado, Senin, (27/6/2022).
Dalam arahannya, Praseno mengatakan bahwa yang terpenting itu adalah menjaga kesehatan.
“Yang utama itu, menjaga kesehatan, di mana suhu udara di Arab Saudi atau di Tanah Suci, saat ini bisa mencapai 50 derajat selsius.,” Karena itu, pesan kami perbanyak minum air putih,” terangnya.
“Tetap fokus dan khusuk menjalankan ibadah, serta jaga kekompakan. Atas nama Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Utara, kami menyampaikan Selamat menunaikan Ibadah haji, semoga menjadi haji yang mabrur,” tutup Praseno.
Pelepasan ditandai penyerahan secara simbolis dana tali kasih bantuan Pemprov Sulut sebesar Rp2.5 juta kepada JCH yang diserahkan kepada jemaah haji tertua dan termuda.
“Semoga dapat sedikit membantu jemaah kita dalam melaksanakan ibadah,” kata Sekprov Praseno.
Pada kesempatan itu, Kakanwil Kemenag Sulut H. Anwar Abubakar menyampaikan bahwa jumlah keseluruhan jemaah haji Provinsi Sulut sebanyak 327 orang.
“Jemaah haji Sulut berjumlah 323 orang, ditambah 4 orang petugas. Empat orang petugas itu terdiri ketua kloter, pembimbing ibadah, dokter kloter dan perawat kloter juga ada petugas haji daerah,” ungkap Abubakar.
Sebagaimana diketahui Jemaah Calon Haji Sulawesi Utara yang tergabung dalam kloter 6 embarkasi Balikpapan akan segera di berangkatkan hari selasa pukul 01.00 wita, dini hari (28/6/2022).
“327 jemaah calon haji sulut berasal dari Kota Manado, Kota Bitung, Kabupaten Bolaang Mongondow, Bolaang Mongondow Utara, Bolaang Mongondow Selatan, Bolaang Mongondow Timur, Kota Kotamobagu, Kabupaten Minahasa, Minahasa Tenggara, Minahasa Selatan, Minahasa Utara, Kota Tomohon, Kabupaten Kepulauan Talaud dan Kabupaten Kepulauan Sangihe,” jelas Anwar dalam laporannya.
Dia juga mengakui bahwa kuota haji tahun ini 1443 H/2022 M belum mencapai seratus persen. Namun begitu kita tetap disyukuri karena tahun ini ada pemberangkatan jemaah calon haji.
“Tahun ini, kuota kita memang belum semuanya. Semoga tahun berikutnya bisa kembali normal seperti sediakala. Keberangkatan tahun ini, menjadi acuan kita di tahun berikutnya,” tegasnya.
Kakanwil juga menginformasikan keberadaan daftar tunggu calon haji di Sulawesi Utara yang rentang waktunya mencapai 17 tahun.
“Jika bapak/ibu mendaftar haji saat ini, Insya Allah akan berangkat 17 tahun kemudian,” ungkap suami Hj. Rismayanti.(srv)













