Manado, Sulutreview.com – Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) menggelar puncak perayaan Dies Natalis ke-17 melalui Sidang Terbuka Senat FKM Unsrat, Rabu (3/6/2026).
Mengusung tema “UN17Y” (Unity) yakni tentang Kesatuan, peringatan tahun ini menjadi momentum refleksi penting tentang arti kolaborasi dalam pengembangan ilmu kesehatan masyarakat.
Sidang Terbuka Senat dipimpin oleh Ketua Senat FKM Unsrat, Prof. Dr. dr. Grace D. Kandou, M.Kes., didampingi Sekretaris Senat, Adisti A. Rumayar, SKM, M.Kes., MPH.
Acara diawali dengan prosesi masuk Ketua Senat, Sekretaris Senat, serta para anggota senat ke ruang sidang.
Rektor Universitas Sam Ratulangi, Prof. Dr. Ir. Oktovian B.A. Sompie, M.Eng., IPU., ASEAN Eng., yang turut hadir mengatakan bahwa tema yang diangkat memiliki makna mendalam bagi perkembangan kesehatan masyarakat.
“Dengan tema Unity, yaitu Kesatuan, kita diingatkan bahwa kesehatan masyarakat tidak pernah bisa berdiri sendiri. Esensi dari ilmu kesehatan masyarakat adalah kolaborasi, sinergi, dan kerja bersama dalam menjawab berbagai tantangan kesehatan yang semakin kompleks,” ujar Prof Sompie.
Menurutnya, kemitraan dengan berbagai pihak, termasuk organisasi profesi, merupakan fondasi penting dalam menghasilkan lulusan yang kompeten, penelitian yang aplikatif, serta program pengabdian yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Kemitraan dan organisasi profesi menjadi fondasi penting dalam menghasilkan lulusan yang kompeten, riset yang aplikatif, serta program pengabdian yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Karena itu, jejaring kerja sama harus terus diperkuat,” katanya.
Rektor juga mengajak seluruh civitas akademika FKM Unsrat untuk terus berinovasi dan meningkatkan daya saing di tingkat nasional maupun internasional.
“Saya berharap momentum Dies Natalis ke-17 ini menjadi pengingat bagi seluruh civitas akademika FKM Unsrat untuk tidak berpuas diri. Teruslah berinovasi dalam pembelajaran, tingkatkan reputasi akademik di tingkat internasional, serta perkuat pengabdian kepada masyarakat melalui program-program yang berdampak langsung,” tambahnya.
Dalam sidang tersebut, Dekan FKM Unsrat, Prof. dr. Vennetia Ryckerens Danes, M.Sc., Ph.D., Sp.KKLP, turut menyampaikan laporan perkembangan fakultas serta capaian yang telah diraih selama satu tahun terakhir.
Sebagai bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, pemikiran, serta kontribusi dalam membangun dan mengembangkan FKM Unsrat, dilakukan penyerahan plakat penghargaan kepada para dekan periode sebelumnya, yakni :
- Prof. dr. Jootje M. L. Umboh, M.S., menerima penghargaan sebagai Dekan pertama FKM Unsrat periode 2009–2013 sekaligus Founding Father yang berperan besar dalam perjalanan Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat saat masih berada di bawah Fakultas Kedokteran Unsrat.
- Prof. Dr. dr. Nova H. Kapantow, DAN., M.Sc., Sp.GK (Periode 2013-2015)
- Prof. Dr. dr. Grace D. Kandou, M.Kes. (Periode 2015-2019)
- Prof. Dr. Ir. Grevo S. Gerung, M.Sc. (Periode 2019)
- Prof. dr. Diana V. Doda, MOHS., AIFM., Ph.D. (Periode 2019-2023)
Penyerahan plakat dilakukan langsung oleh Rektor Unsrat dan dilanjutkan dengan sesi foto bersama yang melibatkan pimpinan universitas, pimpinan fakultas, anggota senat, serta para penerima penghargaan.
Suasana perayaan semakin meriah dengan prosesi pemotongan kue dan pemasangan lilin Dies Natalis ke-17 sebagai simbol perjalanan dan pertumbuhan FKM Unsrat selama hampir dua dekade.
Rangkaian sidang resmi kemudian ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Pdt. Joice Wokas, M.Th.
Selanjutnya, Ketua Senat FKM Unsrat, Prof. Dr. dr. Grace D. Kandou, M.Kes., secara resmi menutup Sidang Terbuka Senat.
Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan.
“Dies Natalis ini menjadi momen yang membahagiakan bagi keluarga besar FKM Unsrat. Terima kasih kepada Rektor Unsrat, seluruh tamu undangan, alumni, mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan yang telah memberikan perhatian dan dukungan sehingga rangkaian kegiatan dapat terlaksana dengan baik,” ungkap Kandou.
Sebagai penutup, mahasiswa FKM Unsrat menampilkan berbagai pertunjukan dalam pentas bakat (talent show) yang menambah semarak suasana perayaan. Berbagai penampilan seni dan kreativitas mahasiswa mendapat apresiasi meriah dari para hadirin.
Perayaan Dies Natalis ke-17 FKM Unsrat diharapkan semakin memperkuat semangat persatuan, kolaborasi, dan inovasi dalam mewujudkan institusi pendidikan kesehatan masyarakat yang unggul, berdaya saing global, serta memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan kesehatan masyarakat.(hilda)













