Manado, Sulutreview.com – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD, dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian, melakukan kunjungan kerja ke Sulawesi Utara (Sulut) khususnya di wilayah perbatasan Miangas.
Dalam konferensi pers, baik Mahfud maupun Karnavian, ketika ditanya apakah ada kekhawatiran terkait keamanan wilayah perbatasan, menyusul ditemukannya sejumlah senjata api (senpi) di rumah warga yang ada di Kalawat Minahasa Utara dan Tamako Sangihe Talaud, keduanya mengatakan bahwa kunjungan ke perbatasan adalah agenda yang dilakukan secara rutin sejak dua tahun terakhir.
“Untuk kasus itu tengah ditangani Polri, sesuai dengan aturan yang ada, karena berkaitan dengan pelanggaran hukum. Itulah sebabnya, hari ini dan sejak dua tahun lalu saya dan Mendagri datang ke daerah-daerah perbatasan untuk menyikapi berbagai peristiwa pelanggaran hukum, bukan hanya senpi saja,” ungkap Mahfud.
Kunjungan ke perbatasan, sebut Mahfud adalah hal biasa. “Itu biasa kami melakukan kunjungan ke daerah perbatasan,” tukasnya.
Senada disampaikan Karnavian. Menurutnya, kunjungan dilakukan untuk mengecek kondisi yang ada di wilayah perbatasan.
“Kunjungan yang lalu kan ke Natuna. Nah, sekarang ke Miangas,” kata Karnavian.
Diketahui, Menko Polhukam dan Mendagri pada Selasa (24/5/2022) akan menuju Miangas untuk mencanangkan Gerakan Pembangunan Terpadu Kawasan Perbatasan (Gerbangdutas) Tahun 2022 di Melonguane, Kabupaten Kepulauan Talaud, Provinsi Sulut.
Selain itu, pada kesempatan yang sama juga dilakukan penyerahan simbolis bantuan kepada masyarakat perbatasan, penandatanganan prasasti program kegiatan 2022, penandatanganan MoU antara Badan Amil Zakat Nasional Republik Indonesia dan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Talaud tentang program pembangunan dan pengelolaan rumah sehat Baznas Miangas, peletakan batu pertama pembangunan gedung
perpustakaan umum daerah 2022,
peninjauan vaksinasi dan pelayanan Dukcapil, penanaman pohon di kompleks Kantor Bupati.
Menko Polhukam dan Mendagri juga akan melakukan dialog singkat bersama masyarakat.
Sebelumnya, Menko Polhukam dan Mendagri memberikan pengarahan kepada jajaran Aparatur Sipil Negara dan para kepala daerah yang dilakukan secara tertutup. (srv)













