Ratusan Kilo Daging Babi Diamankan Balai Karantina Pertanian Wilker Bitung di Pelabuhan

Bitung, Sulutreview.com– Pihak Balai Karantina Pertanian Kelas 1 Manado, Wilayah Kerja (Wilker) Pelabuhan Bitung, nampaknya sangat ketat dalam melakukan penertiban setiap barang seperti daging hewan yang akan keluar daerah tanpa ada ijin lengkap.

Pasalnya, dalam operasi rutin oleh tim wilayah kerja Balai Karantina Pertanian Kelas 1 Manado Wilker Bitung yang dilakukan di Pelabuhan Samudera Bitung, pada Kamis (10/03/2022), tepatnya di atas Kapal KM Tatamailau, tim wilayah kerja berhasil mengamankan sekira ratusan kilo, daging babi beku yang sudah di pak dalam kemasan dus pendingin sebanyak 12 dus sekira pukul 11:30 WITA.

Humas Balai Karantina Bitung M Fatriansyah ketika dikonfirmasi sejumlah wartawan, membenarkan akan adanya penangkapan ratusan kilo daging babi tanpa ada ijin lengkap di atas Kapal KM Tatamailau.

“Ya memang, pada operasi kerja di pelabuhan, tim kami telah menangkap berupa 12 dus ikan yang isinya daging babi beku yang diperkirakan sebanyak 600 kilo lebih yang telah di bungkus-bungkus dalam kemasan plastik namun tanpa dokument lengkap,” kata Fatriansyah.

Selain itu juga, diduga kuat dalam pemuatan diatas Kapal Tatamailau ini dilakukan, sehari sebelum Kapal akan berangkat ke arah Timur Indonesia yang salah satunya ke wilayah Manokwari.

“Ya memang, seharusnya dalam pemuatan barang, dilakukan sebelum Kapal berangkat. Namun hal ini, tim kerja menemukan ratusan kilo daging babi beku sudah berada diatas kapal, sebelum jam pemuatan barang sehingga setelah diperiksa, barang tersebut tidak ada ijin resmi seperti manifest,” tandasnya.

Selain itu, setelah di cross chek. Pemilik dari barang daging Babi Ini, juga tidak ada. Sehingga tim, langsung mengamankan di kantor Balai Karantina Pertanian Wilker Bitung di wilayah Kelurahan Bitung Barat 1.

Selain itu, memang. Kata Fitriansyah bahwa dalam hal pengiriman daging babi ke wilayah Manokwari sudah melarang adanya pengiriman daging babi asal Manado ke Kota tersebut.

“Ya informasi memang demikian, bahwa pihak Pemkab disana (Manokwari red) telah mengeluarkan aturan tidak membolehkan adanya daging babi dari luar daerah mengantisipasi adanya kabar penyakit Flu Babi,” katanya.

Ditanya apa hukuman, atas kejadian ini yang mengirim daging hewan, tanpa adanya ijin seperti manifest dari pihak Balai Karantina Pertanian Manado wilayah kerja Bitung ini? Menurut Humas, bahwa memang ada aturan yang mengatur hal ini. Bahwa hukumanya bisa mencapai 3 tahun penjara.

“Saat ini barang daging babi ini, sementara akan dititip di Kantor kami dan selanjutnya akan ke tempat pembekuan untuk menjaga jangan sampai daging ini bisa rusak,” tukasnya.

Pihak Karantina juga akan segera berkoordinasi dengan instansi terkait soal ini. Dan besok akan dilakukan pemanggilan terhadap siapa-siapa saja yang terkait dalam kasus ini.(zet)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.